HomeLiteraturMotivasi dan InspirasiArti & Cara Mereview Situs Blog Website

Arti & Cara Mereview Situs Blog Website

 Cara Mereview sebuah blog /website
Cara mereview sebuah blog /website untuk pemula

Mereview situs blog website – “ Citizen Journalism ” itulah kiranya tag populer di tahun ini.

Bagi warganet, utamanya kaum milenial di era pangsa digital, derasnya arus informasi yang bergulir dengan cepat, amat dibutuhkan. Membuat siapapun leluasa terjun lapangan, berburu Headline.

Dengan bermodal piranti fotografi sederhana, berlarian pontang-panting kesana-kemari, demi mencari narasi berita.

Para penulis-penulis muda, Public speaking, Reviewer, dan jurnalis dadakan, banyak bermunculan.

Demi menyajikan konten berupa tanggapan, unggahan, sangkalan yang inspiratif, hingga ungkapan kekesalan yang jenaka-pun, tak kurang dijadikan materi rujukan.

REVOLUSI 4.0 – TANTANGAN BARU DALAM MEREVIEW SITUS BLOG WEBSITE


Perpaduan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber memberikan banyak pengaruh terhadap sumber daya yang manusia miliki.

Tercatat, bahwa hampir 50%. Narator media online, buzzer, dan Penulis Blog, adalah mereka yang berasal dari anak muda. Di sisi yang bersebelahan, dihuni kaum tua sebagai penasehat dan penganalisa.


Kalau dulu, keduanya terpisah dan memiliki alur tersendiri. Pada Revolusi 4.0 seperti sekrang ini, akan lebih berbeda lagi.

Perkembangan zaman yang begitu cepat, membuat informasi, memiliki banyak posisi. bahkan sudah seperti kebutuhan hidup yang tak bisa di pungkiri.

Banyak kondisi, yang akhirnya membawa kedua kubu ini untuk ikut saling berkolaborasi. Patisipasi kekayaan intelektual mereka dalam menyajikan informasi yang benar dan akurat secara data, turut menjadi pertimbangan.

Mulai dari enskilopedia, kebutuhan jurnalistik, menentukan selera pasar, hingga lahan segar meningkatkan pendapatan.

Analisa dan cara berfikir rasional yang demikian inilah, kemudian dipergunakan sebagai strategi pasar sebagai ladang bisnis. Bagi perusahaan besar dan agensi tertentu dalam menggaet kemitraan. Istilah yang kemudian kita kenal sebagai media Influencer.

Bahkan sekarang, media Influencer – pun tak hanya berlaku bagi yang berprofesi sebagai publik figur dan pengembang. Tentunya dalam konteks yang sederhana menjalin kemitraan, event skala besar maupun sponsor. Semuanya tak luput menjadi sasaran korban.

Para pelaku-pelaku industri dan hiburan, tengah berupaya menggaet para penulis-penulis muda yang cakep dan modis ( seperti saya ). Sebagai “alat bantu ” guna memperkenalkan produk mereka, ke-khalayak umum di era milenial.

Baca Juga : Sosiago Bisnis Legal Atasi Keluhan Milenial

PONDASI AWAL MEREVIEW SITUS BLOG WEBSITE ADALAH MENJADI REVIEWER


Dari sekian banyak even yang digelar, rasio yang kecil misal kompetisi menulis. Baik itu Kontes SEO, maupun Blog Writing Competition, merupakan sebuah pijakan penentu, di perkenalkannya sebuah produk maupun jasa.

Tugas utama seorang reviewer, juga tak lepas dari keseharian mereka membaca dan menganalisa produk/jasa yang hendak dibidik.

Maka jangan heran, di jejaring terbuka, seorang reviewer, harus piawai mengevaluasi sumber berita online yang terkadang masih diragukan tingkat keobjektifannya.

Dengan dasar itulah, tekat memotivasi diri untuk kompeten dalam menulis, tentunya sudah menjadi wacana yang wajib untuk Anda dipelajari.

Untuk mereview sebuah informasi yang tersaji, tentunya, bahan yang wajib dimiliki sebagai referensi haruslah valid. Melalui sumber online.

Seperti website dan blog.

MATERI PENGEMBANGAN: GUNAKAN KONSEP 3R (RESEARCH, REVIEW DAN REWRITE)


Karena saya juga termasuk di dalamnya, pada kesempatan ini, akan saya hadirkan sebuah tips mengenai Cara Mereview sebuah blog/web.

Karena pada dasarnya, mereview sebuah informasi itu, tidak jauh berbeda dengan interaksi dengan banyak orang. Yang biasanya kita pakai sebagai komunikasi sehari-hari. Lalu menyampaikannya secara lisan dalam bentuk berkomentar.

Semakin banyak kita berinteraksi dengan orang dan lingkungan, semakin cakap pula untuk memahami topik pembahasan oleh lawan bicara.

Metode pengembangan diri ini, makin berpotensi menjadi peluang review yang menghasilkan income. Hanya jika diaplikasikan secara benar melalui tulisan.

Tidak perlu sistematis. 5 Tips memahami Bagaimana Cara Menulis yang Mudah, sudah cukup bagus untuk dipelajari bagi anda semua, yang baru belajar menulis.

Ok cekiprot.

5 TRIK MEREVIEW SITUS BLOG WEBSITE YANG AKURAT


Bagi seorang penulis pemula, ini adalah yang paling rumit, namun yakinkan diri untuk optimis seiring dengan kebiasaan yang kalian lakukan.

Ibaratkan gini: Jika kalian pernah memakan Sepotong Es-krim. Apa yang kalian rasakan, dan sensasi apa yang didapat setelah mencicipi es krim tersebut?

Maka, itulah yang menunjukkan hasil akhirnya.

1. GUNAKAN KEPEKAAN YANG ADA


Ada sensasi dingin, manis, lezat, gurih dsb, merupakan item penilaian yang lebih mengedepankan Opini Subyektif.

Sudah jelas nantinya butuh perpaduan opini, dengan mengekplorasi cara berfikir dan analisa, demi memperoleh ulasan yang menarik.

Nah, untuk memulai sebuah Review mengenai sesuatu, Anda bisa memperbanyak riset, maupun melakukan evaluasi dari sumber referensi yang tersedia.

Guna menghindari Opini Fiktif, baiknya memadukannya lagi dengan hasil korespondensi pembaca/pengunjung yang hadir disitu .

Entah secara langsung maupun tidak, kita dapat mengetahui. Seberapa besar peluang feedback positif yang terjadi.

Ini juga bermanfaat untuk menunjang seberapa relevankah review kita di mata Publik. Bukan semata-mata penilaian juri lho.

2. JANGAN TERLALU SISTIMATIS


Bagi saya, mengevaluasi atau mereview sebuah website milik teman, milik lembaga dan instansi, mereview produk, sama seperti mereview sebuah buku.

konsep alur lebih utama. Sehingga, makna yang tersaji melalui tulisan dapat dipahami secara mendetail. Mulai dari kata-perkata, kalimat-perkalimat, halaman perhalaman

Saya juga tidak pernah menerapkan metode review yang sistematis. Yang penting dilakukan sepenuh hati, teliti dan yang terpenting kejujuran.

Andaikata saya mengatai buku itu jelek, yang disebabkan faktor “x” misalnya, dengan kesungguhan hati. Akan saya ulas sebagiannya.

Saya juga tidak akan keberatan mengulas secara sukarela. Dengan keterangan yang terlampir…yaaa meskipun hanya saya sisipkan sepatah-dua patah kata sebagai pemanis bibir

Semakin sering buku dibaca, maka seiring kebenaran yang tersirat dari sebuah buku dengan mudah kita serap ilmunya. Selalu ada hal-hal yang bisa menjadikan takjub.

Kenapa Reviewer seperti saya, lebih menyukai Buku sebagai sumber yang terpercaya, ketimbang mencari referensi di media online?…

“Karena dalam sebuah Buku. baik buku biasa, sains, koran, ada sanad ilmunya”. Ada konsep “penciptaan”, dan ada konsep “pencapaian”.

Sehingga Buku, mau diapakan seperti apapun, dia tetap punya kaidah dan “nyawa”..karena bersumber objek yang jelas. Terdapat fase dimana itu ditulis dengan kesungguhan, intuisi, dan dedikasinya, karena telah mengalami peristiwa itu sendiri…


Kapan-kapan saja Saya bahas ya sob. Karena ini menyangkut filsafat, kesyufian dan etika berspiritual.

Perpaduan ini yang mungkin menjadi faktor penilaian yang cukup akurat.

3. PERTIMBANGAN OPSIONAL YANG PENTING UNTUK DIKAJI


Berikut, hasil editorial yang menjadi pertimbangan terhadap beberapa review situs-situs. Yang menurut saya jelek sampai yang terkenal.

Terutama Situs yang pernah saya kunjungi:

  1. Pertimbangan Loading WEB

    • Loading Blog pada halaman Homepage
    • Loading Blog pada halaman Main Page

  2. Seringkali pengunjung seperti saya akan kabur apabila 2 syarat diatas belum terpenuhi. Kenapa?…

    Secara teknis, Halaman penelusur longgar akan bekerja keras untuk me-load 1 halaman penuh. Kalau internet kita lelet, resiko kita hanya memaksakan kinerja Komputer untuk Ngos-ngosan, karena memakan Resource Memory yang begitu banyak.
    Lebih parah lagi Modem bisa panas. Ini yang bisa dijadikan landasan awal, jika kalian ingin me-Reviewnya secara teknis. Hanya pada titik ini saja lho. Belum yang lain.


  3. SITUS PERUJUK TERSEBUT BERISI TENTANG APA?


  4. Kalau penulis tahu hal ini, sebuah artikel review tentunya mengandung 1 topik mengerucut. Memadukan antara keselarasan Judul, dengan isi konten di dalamnya.

    Konten yang baik, tak hanya edukatif, tapi juga dedikatif. Berisi ajakan, dan saran yang membangun.

    Sehingga wajib atau nggaknya sebuah blog/website, jika perlu untuk dijadikan aspek penting ketika di review. Ambil point ini sebagai acuan khusus bagi yang merasa pemula. Sesuai dengan topik produk yang hendak di review. Sesuai kemampuan dan batas riset yang kalian miliki.

  5. MEREVIEW SITUS BLOG WEBSITE DENGAN FOKUS KATA KUNCI


  6. Fokus, itu kata kuncinya. Sehingga usahakan selalu memberikan penilaian objektif dan tidak membuat review yang terkesan memelintir dari topik produk maupun isi.

    Jangan pula terlalu bertele-tele sehingga artikel terkesan panjang.

    Kecuali kalian adalah penulis master yang ahli dalam deskripsi jerapah seperti Blogermie ini. Yang baru belajar mengenal tahap-tahap cara menulis 4h,5hw, dsb. Itupun lantaran terpaksa, tahun 2014.

    • PAGINASI WIDGET, SIDEBAR, STRUKTUR NAVIGASI, FONT
    • Dengan memperhatikan Sisi warna, jenis huruf dan besar font yang digunakan ? …
    • Kesejukannya membuat mata pembacanya makin teduh untuk berkunjung atau tidak ? …
    • Perhatikan komposisi Template dan Skin yang dipergunakan. Baik bagian Header, Sidebar, Body konten dan Footer. Apakah Anda suka atau tidak ? …

    Para blogger yang sering men-desaign template, tahu betul akan kecenderungan ini.

    Jika terdapat kelemahan tentang web yang hendak di review, sebaiknya ditulis saja, begitupun sebaliknya.

    Ingat, menulis review itu tidak harus selalu dalam koridor sistimatis. Namun usahakan harus natural sebagai satu-satunya aspek tujuan. Baik yang dinilai dari sudut pandang negatif sekalipun, usahakan teliti.

    Jika terdapat kekurangan yang selayaknya perlu dibenahi, tuangin saja dalam tulisan kalian.

    Yang menjadi satu sebab Blog review selalu menjadi tantangan ketimbang Kontes SEO, aspek penilaian adalah “keterbacaan” secara insting dan “daya jangkaunya”.

    Juri-juri yang menilai, juga bukan tokoh-tokoh yang sembarangan. Bukan pula reader kemarin sore.

    Lebih detail lagi, kebanyakan juri Blogwriting adalah aktivis yang pernah mendalami Jurnalisme.

    Sehingga kepekaan dalam mengurai suatu ulasan, diseleksi dari berbagai persyaratan yang ketat dan yudikatif. Bukan hanya sekedar keterbacaan robotik. Menggunakan alogaritma mesin pencari yang riskan akan kecurangan dan cacat hukum. Sebagaimana kontes SEO.


4. TAMBAHKAN PENILAI DILUAR MATERI POKOK


Mereview, sebenarnya memberikan kita keleluasaan untuk berimajinasi. Memberikan suatu esensi, yang berisi kalimat pengandaian dan parodi. Membuat sebuah kalimat santun, basa-basi, maupun majas-majas tertentu demi pencapaian.

Cara itu, hingga kini saya pakai. Dan terbukti mampu menghibur hati sang juri.

Seperti contoh Artikel Saya, yang pernah menyabet 2 x penghargaan dari detik.com di bawah ini.


Contoh Review Website


Baca Juga : Yamaha Maticku – Lincah Bagai istri Yang melar, namun garang bak seorang pendekar
Baca Juga :Dukungan 68 Tahun PLN & Gamang yang Kini Tegak Dalam Terang
#Bonus – Contoh Review Website Waptrick : Waptrick portal Situs Download Konten Free VPN

Dan yang tak kalah penting ialah : bertujuan agar membuat pemilik blog/ web tersebut bangga.

Karena mereview itu, sejatinya mengembangkan potensi diri kita agar saling bersubsidi silang. Saling menutupi kekurangan sesama penulis yang lain.

5. SELALU OPTIMIS & HINDARI KOPAS, KARENA BUKAN KREATIVITAS


Penulis manapun itu setara, tidak ada yang istimewa. Semua tetap pada fase bodoh yang menghantarkan pemikiran-pemikiran kritis untuk senantiasa diasah. Belajar dan terus belajar.

Untuk itulah, kenapa penulis harus mengkaji, menganalisa, bahkan meriset sendiri tiap referensi yang ada. Hingga tercipta sebuah karya nyata, menurut versinya sendiri.

Kalau semua penulis itu pintar, tidak mungkin dia menulis. Mungkin bakatnya lebih bermanfaat di dunia perdukunan. Dengan menjadi cenayang. Karena menganggap karyanya-lah yang paling benar. Sehingga kurang bisa menerima suatu saran.

Nilai lebihnya, mereview sebuah blog/website, dapat memberikan sebuah motivasi. Agar kita tidak melulu berapriori ortodok. Seolah mereview itu income, dan berlatar belakang duit.

Baca Juga :Menulis Bukan Semata-mata demi reward

Mereview Situs Blog website, semata-mata dilakukan sebagai upaya membangun wawasan. Agar pemilik situs/website tidak terlalu berkecil lantaran kritik dan saran yang disampaikan terlalu tajam.

Tolak ukur yang hebat untuk seekor Kuda pacuan adalah: Bukan dari seberapa jauh daya tempuh Kuda itu berlari. Tapi seberapa kuat, Kuda tersebut untuk berlari.

Sebagai nilai lebih, kita juga bisa menambahkan beberapa opini positif, selama hal tersebut juga tidak bertentangan dengan etika jurnalistis. (Nggak Copas dsb).

Terutama jika kalian membuat review Situs toko-online, buatlah pemikiran sendiri, tanpa asal nyadur. Karena budaya kopas itu, bukan hasil buah pikir cerdas karya kreativitas, tapi budaya yang mendidik mental kita rentan curang. Runcing terasah menjadi mencuri.


CARA MEREVIEW SITUS E-COMMERCEE


Jikalau kalian mereview sebuah Toko online, berikan sebuah apriori positif dengan bukti. Bahwa kalian pernah berbelanja di toko online tersebut.

Usahakan dalam 1 kali kunjungan, tidak ada salahnya mencoba untuk membeli. Meskipun hanya untuk1 produk saja.

Ini juga sangat bermanfaat untuk menambah hasil opini review agar tampak lebih menarik. Dari aspek Kualitas dan Durabilitas barang yang kalian beli.

Saya yakin, Mereview Situs Blog website yang bernuansa positif, akan terlihat manis, bagi siapapun yang membacanya.

Review tentang sebuah blog, merupakan satu apresiasi bagi pemilik blog, sekaligus menjadikannya masukan terhadap kualitas dari blog/website itu sendiri.

3 komentar untuk “Arti & Cara Mereview Situs Blog Website”

  1. Wah siap di praktekan . Sya hendak mengikuti lomba review blog. Semoga kalaykalau saya nerapin ini bisa bagus hasilnya . Tbx kaka

  2. alhamdulilah,begini cara review itu. saya dulu ga ngerti,mau terima job buat artikel review blog lain. tapi saya ga bisa,karena saya pikir takut ga sesuai yang diminta. terima kasih banyak mas

Komentar ditutup.

error: Content is protected !!