HomeLifestylePregnancy dan Pertolongan Mengharukan Indosat Super Wi-Fi

Pregnancy dan Pertolongan Mengharukan Indosat Super Wi-Fi

Indosat SuperWifi, Penolong Super berbasis Broadband

Ide cemerlang namun tidak membuahkan hasil pun muncul. Mencoba sekedar cek pulsa dengan menekan *555#, saya berharap masih ada saldo tersisa dari percakapan dengan Operator Taxi bosowa tadi.
beeeh…pulsa saya tertinggal 3 digit angka yang hampir dapat dihitung jari nominalnya.

Jelas tidak mungkin dipergunakan untuk berkomunikasi lesan maupun berkirim pesan. Bahkan yang lebih parahnya lagi. Saya lupa memperpanjang masa paket bulanan intenetan unlimited Indosat 3Gplus yang telah hangus 2 hari yang lalu.

Perjuangan tidak berakhir sampai disitu. Kalau saya pribadi sudah faham kemampuan ponsel tersebut untuk kepentingan browsing dengan selalu menghidupkan koneksitas thetering diwilayah outdor. Disinilah nilai tambahnya.

Hal baru yang saya ketahui saat itu ialah. Ternyata Dirumah sakit bakti rahayu telah terbackup Sinyal Wi-Fi Indosat yang sangat kuat.

Sangat terlihat jelas ketika notifikasi tersebut terdeteksi begitu swicth-wifi saya aktifkan dan mendapati kekuatan sinyalnya-nya menukik tajam sampai 4 bar.

Notifikasi Kekuatan Sinyal Indosat Super-Wi-Fi

Saya juga ingat beberapa hari sebelumnya, ada sms konfrmasi berupa gratis internet di beberapa titik hospot indosat. Sesaat mendaftarkan paket data Internet Unlimited Indosat 3Gplus.
Berbekal Salinan SMS yang berisi Konfirmasi SSID, Username dan pasword itulah, dengan seketika langsung terhubung dengan layanan Push-email

Indosat Super WiFi
SMS Konfirmasi dan Konfigurasi Tethering Indosat Super-WiF

Berangsur angsur memori internal otak saya yang berkapasitas 32 bit, dan Ber-prosessor Intel Celeron. Akhirnya bisa lebih fokus menjadi Manusia Cerdas.

Saya mencoba peruntungan mengirim email melalui Fitur Push Email yang terintegrasi digadget sony ericsson aspen.

Saya beruntung karena ini merupakan sebuah jalan terang. Begitu akses email terbuka, saya langsung mengirim pesan singkat kepada salah seorang rekan sekantor untuk minta bala bantuan.
Bukan dalam bentuk uang, melainkan hanya sekedar mengantar dompet saya yang ketinggalan.

Tak tanggung tanggung. Selain aktivitas flood Email, saya membuka menu socmed sekaligus agar secepatnya pesan darurat tersebut ditanggapi. Dan satu-satunya orang yang berkenan dimintai tolong yakni Zainul abidin. Karena bagi saya, zainul abidin ini adalah sosok netizer budiman yang rentan dengan julukan “Feses”.

(*Akronim dari manusia madesu yang memiliki kelainan genetik: :”24 jam online fesbuk demi membiarkan ponsel dalam keadaan hidup biarpun dirinya sedang asyik buang hajat“)

Komentar ditutup.

error: Content is protected !!