HomeLifestyleSelamat Berpisah, Kawan

Selamat Berpisah, Kawan

Selamat Berpisah, Kawan | Teman…
Masih ingatkah kau saat kita main pinpong bersama?
Masih ingatkah untuk pertama kalinya kita berdua terjebak togel angka?
masih ingatkah, sehari sebelum kepergianmu, meracau ingin menyaksikan ka’bah?

Engkau adalah relawan yang suka diantara luka…
Tak pandai berkeluh kesah…
tak mahir berputus asa…
tak jua berburuk sangka…

Kini, engkau tinggalkan kami semua..
tiba masanya engkau kembali pada tuhan..
kenangan indah bersamamu kawan, takkan terlupakan..
kita lalui perjuangan dalam hidup ini..
kesan bersamamu kawan, kan terasa selalu..

Baca Juga: Berpisah, Ditawar Percuma, Karena Hati Telah Bicara

Kawan..
Kau pergi menghadap yang kuasa…
Tuhan lebih sayang padamu…
Doaku teriring agar selamat…
Agar kau bahagia
Dalam Naungan Tuhan, dalam pelukanNya… terkasih

Selamat jalan kawan setiaku…
Selamat berpisah kawan perjuanganku…
Selamat tinggal kawan sejatiku…
Engkau kawan sebaik-baiknya sahabat

In memoriam Our Best Friend…
Selamat Berpisah kawanku…Suwandi…

Semoga Allah mengampuni segala dosamu kawan..
menerima segala amal perbuatanmu wahai kawanku..
ditempatkan ditempat yang selayaknya…

23 Desember 2013

Dari dulu, saya memang tidak pernah suka dengan Bulan Desember

Selamat Berpisah, Kawan
Baca Juga: Bulan brengsek, Desember

Rest In Peace, Bapak Suwandi. Teman satu angkatan saya yang bekerja di RSAL Dr. Ramelan. Beliau meninggal akibat vonis penyakit angin duduk yang menyerang tiba-tiba di saat asyik bersenda gurau dengan anak perempuannya di teras rumah. Hal itu diungkapkan Pak Suwandi diusianya yang masih relatif muda, 38 tahun. Melengkapi berita tersebut, Istri beliau sendiri membenarkannya.

Satu hari sebelum kepergian beliau, setelah main pimpong dengan saya dan mas Zainul, Pak Suwandi sempat meracau dengan obrolan yang tak jelas. Pak Suwandi Ingin melihat kabah. Terkadang gejala-gejala kematian, memang datang begitu cepat, Saya merasa sangat bersalah tanpa sedikitpun menyadarinya. :(.

Terlebih lagi, Pak Suwandi sudah saya anggap seperti kakak kandung , jika mengingat betapa banyak jasanya membimbing saya sebagai karyawan paling muda di satuan tempat bekerja.

Pemakaman pak Suwandi, menarik rasa kemanusiaan, karena mungkin 1 satunya orang yang mendengarkan celotehan beliau selain istrinya, termasuk saya juga, amat sangat kehilangan. Beliau dimakamkan di Jombang. Bersebelahan dengan Makam Ibunda tercinta.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!