HomeLifestyleWahai 2 Anak Muda, Kalianlah Pemenangnya

Wahai 2 Anak Muda, Kalianlah Pemenangnya

Di pelataran rumah, hanya berteman sebungkus rokok dan ponsel dalam genggaman. Saya duduk termenung sambil memainkan jemari. Membuka kembali galeri foto sisa pendakian krapyak kemarin bersama 3 anak muda.

Satu demi satu, slide foto mulai berhamburan berisi sesuatu yang terdengar melalui pesan bawah sadar. Tersirat kesan yang sulit untuk dibungkam, ketika garis wajah dan pancaran mata mereka tampak sayu, setelah pendakian.

Baca Juga : › Krapyak Adventure – Malam Minggu di Ketika Itu

Sesaat menutup slide foto terakhir, mata ini seolah berhenti berkedip dan memulai kembali paradoksalnya. Ada air mata sekaligus untaian pesan yang tersaji….menengadahkan kepala karena bangga oleh keduanya.

kisah anak muda
2 sahabat karib saya. Spiritual mereka lebih tinggi tingkatannya dari saya

Jangan pernah merasa rendah diri, sahabatku. Tuhan sudah memberi jawabannya untuk anak muda seperti kalian.Kalian sendiri yang telah membuktikannya kepadaku, jika hidup ini bukan hanya masalah menepati janji, tapi juga harus mensyukuri.

Sekuat apapun keyakinan yang telah kalian pikul, hanyalah sebagian kecil skenario yang pada akhirnya membawa peran kita berlanjut di panggung sandiwara buatan Tuhan. Belajar dan Teruslah bertahan dari derita, karena di setiap beban adalah jawaban yang tersembunyi maknanya. Kita tidak akan tahu hakikatnya, sebelum menikmati dan melaluinya.

kalian beda dengan kebanyakan anak muda jaman now. Kuatkan hatimu untuk menerima keadaan yang demikian…tentunya untuk bab jodoh dan cinta anak muda, kalian pasti pernah mengalaminya. Seberapapun besar cinta pada sesama, kekuatan itu pada masing-masingnya, telah ditentukan.

Apabila diriku sering tersenyum dan tertawa setiap kali mendengar ceritamu, bukan bermaksud mencibirmu. Maaf, itu adalah jawaban paten menunjukkan keakrabanku. Aku hanya manusia biasa, sementara kalian-lah yang membuat hati sahabat kalian ini bergertar. Tanpa tahu mengapa, yang kutahu inilah cinta. Tak bisa aku jelaskan semua, namun hati ini terlanjur menterjemahkan.

Bukan perkataanku yang benar, melainkan suratan yang sudah menunjukkan jawabannya. Kalian, dengan sejumlah pengalaman dan kiasan, yang jarang orang lain miliki. Dengan ikatan yang kalian jalin tulus dengan ibu kalian, Aku yakin jika kalian lebih kuat dari yang aku kenal sebelumnya. Tetaplah seperti itu.
Peristiwa Krapyak, hingga di akhir tulisan, alam juga tengah bersaksi: bahwa kalianlah pemenang
atas keadilan dan rasa sentosa yang alam terjemahkan/

Baca Juga :Keadilan dan rasa Sentosa yang Alam terjemahkan

Di sisa hisapan batang rokok yang padam, tiba-tiba kalimat penutup tulisan ini berakhir di Surat Ar-Rahman yang sayup-sayup terdengar di tiap penjuru corong masjid Ar-Rudlloh, yang menunjukkan akan datangnya waktu Isya.


︾ BAGI JIKA INI BERMANFAAT ︾

Dan diharapkan Sharenya

apabila dirasa perlu 🙂
Name
Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!