HomeLiteraturBencana Gempa Bumi, Bukti Alam Yang Tak Ingkar Janji

Bencana Gempa Bumi, Bukti Alam Yang Tak Ingkar Janji

Bencana Gempa Bumi, Bukti Nyata Dari Alam Yang Tak Pernah Ingkar Janji | Pernah suatu ketika. Saya membaca Kisah Marcus Aurelius Antonius. Seorang Kaisar Roma di awal abad Masehi, yang mengatakan melalui quotenya : “tidak ada yang jahat apabila sesuai dengan alam”.

Kalau begitu pemikirannya, boleh diterjemahkan bahwa rasa sentosa dan bahagia itu, senantiasa menjadi hak setiap insan. Manakala ia sendiri tidak berlawanan dengan “Hukum Alam”. Walaupun Alam tetap bekerja sesuai koridornya, dengan cara dan tatarannya sendiri.

Bencana Alam Sebagai Objek Sains, Menurut Sudut Pandang Keilmuan

Ketika digma Marcus ini dirunut menjadi aplikasi yang besar, dalam konteks panen bencana di nusantara. 3 hari ini berturut-turut, kekuasan-Nya telah tersampaikan dengan demikian hebat sebagai suatu ujian dari Tuhan. Kerap ditunjuk sebagai fakta akan disharmoninya manusia dengan Alam.

Ataukah dalam bahasa yang agak kasar. Kejahatan manusia yang sudah terlukis di kitab suci manapun. Seperti Alqur’an, Bibel, Jawa Sansekerta, dsb. Merupakan reaksi alam yang sudah menunjukkan sulitnya menyesuaikan hakikat dengan perilaku manusia akhir zaman?…


Bencana gempa tsunami Aceh adalah etalase musibah alam terkongkrit yang tergambar jelas. Menyiratkan sebuah kebenaran yang menyakitkan bahwa “kesuraman” masa depan, tengah menghampiri negeri ini. Setelah tragedi digulung ombak dan lumpur.

Disusul dengan musibah beruntun berupa bencana gempa, banjir bah di Solo-Pacitan-Ngawi. Kemudian Banyuwangi kapan waktu yang lalu. Letusan gunung Merapi, letusan gunung Kelud, erupsi gunung Semeru dan Bromo. Gunung Agung di Bali-pun, tak luput dari perhatian.

error: Content is protected !!