HomeLiteraturMotivasi dan InspirasiIstri Pemarah: Cara Menjinakkan Tanpa KUA
Cara Menjinakkan Istri Pemarah Tanpa Harus ke KUA

Istri Pemarah: Cara Menjinakkan Tanpa KUA

Cara Menjinakkan Istri Pemarah Tanpa Harus ke KUA | Sebenarnya, saya bermaksud menjadikan tips ini, Anekdot saja.

Berhubung endingnya sudah terlanjur bocor di artikel sebelumnya. Kalau Bang Toyip yang sabar itu, dengan cukup sadar diri, bersedia untuk mengalah.

Bang Toyib rela tidur di kandang sapi, demi menghadapi amarah istrinya, Kasipah.

Sebagai penulis, saya tidak ingin nasab pria *Madesu (Masa depan Suram) itu kembali kelam di tahun ini. Hanya gara-gara cerita diatas, krisis finansial dijadikan satu-satunya alasan.

Karena tak kuasa menanggung beban hidup, banyak para suami yang akhirnya meneguhkan hati dan sepakat menjadi gelandangan.

Depresi, dengan beramai-ramai melakukan demo – penderita akut busung lapar, lantaran istri pemarah. Istri yang kurang sabar.

POLEMIK ISTRI PEMARAH, DALAM BERUMAH TANGGA


Menghadapi istri pemarah dan cenderung uring-uringan itu, terkadang gampang-gampang susah.

Biarpun Suami sudah berupaya. Sekuat tenaga untuk diam, bermunajat, berdoa, yang semata-mata disebabkan prasangka yang salah. Seolah-olah Istrinya dianggap gila, dan terkena guna-guna.

Eh kok malah, suaminya diancam menggunkan sebilah pisau. Menggugat cerai, seakan-akan diadu domba dengan pihak KUA. 😀

Ya… investasi rumah tangga, kerap meninggalkan polemik yang Jujur. Jujur sesuai realita. Relatifnya penilaian “Harmonis” oleh sesama, biasanya bersifat sebentar dan subjektif.

Objektifnya-pun terkadang, hanya terdapat pada nilai-nilai yang di suguhkan melalui perselisihan itu sendiri.

Karena yang namanya berumah tangga, pertengkaran seperti apapun, tetap akan ada. Sebagai ” Micin ” yang menyedapkan cita dan rasah.

Nilai objektif tersebut dapat di lihat dari seberapa intens perselisihan itu terjadi. Bilamana tidak berlebihan, itu dapat dikatakan “nilai umum” .

Jika tidak memenuhi syarat nilai umum itu, Baru boleh dikatakan tabu. Namun perlu dilakukan analisa yang lebih mendalam.

Bisa saja pertengkaran yang berujung perceraian diakibatkan salah satu pihak.

Dalam hal ini “Pria”, yang tidak mampu memenuhi kewajibannya. Sehingga membuat kepentingan yang sudah seharusnya terlaksana sebagai seorang istri, menjadi sedikit terhambat.


Pendekatan Terhadap istri Yang Suka Marah


Untuk dapatnya menghindari perspektif perceraian. Tanpa melibatkan banyak pihak seperti KUA. Ada baiknya bagi anda, yang merasa jiwa Laki-lakinya terganggu akibat sering di omelin Istri, perlu bersikap hati-hati.

Karena bukan tidak mungkin, perceraian akan terjadi.

Rentan di picu masalah yang sepele. Yang sesungguhnya masalah itu bisa diselesaikan secara baik-baik.

Sebagai wujud penyampaian kekesalan. Karena kemaren sore, Pak RT yang kebetulan digemprong panci sama istrinya, iseng-seng mengajak Blogermie ngopi.. eh ternyata cuma modus Curcol. Jadinya bercanda gitu-gitu deh.

Berikut, saya himpun suara-suara sumbang yang menjadi perwakilan perasaan seorang perempuan itu, hingga sangat ambisius. Seolah-olah yakin, hendak melakukan upaya keji demi membunuh suaminya sendiri.

Ini tips nyuah….

  1. Apakah istri suka marah?, Coba dipahami dulu kasusnya


  2. Istri yang cerewet, merupakan hal yang lumrah. Tapi, kalau suami yang cerewet, ini baru aneh bin ajaib.

    Sepertinya penting bagi istri manapun untuk membawa suaminya berobat ke terapi alternatip. Untuk di rukiyah, demi mendapatkan pengobatan.

    Eh barangkali kedapatan memiliki penyimpangan seksual. Dengan ingin menjadi b3ncong… misalnya.


    Istri yang cerewet. Ibarat kata, gelombang Radio dengan frekuensi tinggi. Sudah menjadi kodratnya. Sudah menjadi suratan takdirnya, seperti itu.

    Kalau ia lantang, suka kepo. Dan cenderung berbicara tentang apapun yang di suka, itu sudah merupakan bawaan secara genetik dari: “Ibu Hawa”.

    Akan tetapi, seringkali suami yang kurang peka dan kurang memahami. Apa sebenarnya yang menjadi motif di balik itu semua.

    Istri suka marah karena faktor berkurangnya indra pendengar ?


    Istri pendendam, apa disebabkan karena bisikan demit ?…

    Istri suka sewot, karena di akibatkan oleh salah satu gejala suaminya. Yang terlanjur “mokong” akibat salah bergaul dan suka serong ?



  3. Semakin cerewet Istri, itu menandakan jiwanya yang rapuh, dan besarnya simpati sebagai seorang Ibu


  4. Kalau istri Anda cerewet, berbicara tanpa putus seperti rel kereta, mengomentari Anda dengan banyak keluhan. Itu tandanya, Anda adalah suami spesial yang tengah menanjak kepopularannya menjadi artis ibukota.

    Anda selaku Suami, harusnya bangga.

    Karena ekspresi sayang seorang istri, memang demikian. Karena menurut sang istri. Di satu sisi yang berseberangan, anda adalah kepala rumah tangga yang memiliki potensi untuk dibina.

    Sedangkan disatu sisi yang lain, menurut versi istri yang galaknya tidak ketulungan. Anda juga sangat terobsesi menjadi satu-satunya orang yang tak boleh dilepaskan. Semacam orang penting.

    Saking pentingnya sosok Anda, Istri sempat bercabang 2 dalam berprasangka. Antara “penting diperdaya”, atau “Penting untuk dicurigai keburukannya”.


    KENALI GEJALA ISTRI PEMARAH & CARA MENGATASI


    Semakin cerewetnya meletus, Anda harusnya dibuat peka. Ada suatu harapan yang mungkin belum bisa anda realisasikan.

    Tiru saja petuah yang diajarkan Sayyidina Umar bin Khattab, yang memilih diam dan mendengarkan dengan seksama yang di ceritakan Istrinya.

    Semakin Anda bersikap bijak, semakin baik bagi Anda. Begitupun juga sebaliknya.

    Semakin Anda membantah dan pandai bersilat lidah, semakin mudah bagi Perempuan yang Anda cintai untuk membina sesuai kemauannya…

    Membina-sakan maksudnya.

    Jika Istri Anda diam, yang sudah tidak menunjukkan gelagatnya yang tak biasa, dan tidak cerewet lagi. Anda jangan keburu-keburu tenang. Bisa jadi, itu merupakan awal kemalangan bagi Anda.

    Kalau tiba-tiba istri yang cerewet, mendadak mengalami tuna wicara alias bisu. Mendadak kalem… bukan menunjukkan suatu ketidak tahuan untuk mengganti baterainya yang sudah habis karena terlalu sering berisik dan bawel.

    Hal yang sangat mungkin di klaim, adalah “Ngambek”.

    Ya..ngambek.

    Ngambek adalah gejala awal yang mengakibatkan anda harus diam seribu kata. Belajar bahasa tubuh dan olah kebatinan. Kalau anda tidak pandai membaca kondisi mental Istri dengan waspada, bisa-bisa Sang Istri minta dipulangkan ke kampung mertua. Hilang sudah kesempatan Anda untuk membuatnya bahagia.


  5. Politik uang sogokan dan pendengar yang Setia


  6. Istri yang sedikit-sedikit ngambek itu, biasanya minta di kasih solusi.

    Coba rayu saja dengan hal umum yang mereka sukai. Misalnya menyuap mereka dengan kupon belanja, atau dengan duit bergambar Pak Soekarno.

    Dalam beragam survey yang pernah saya lakukan tentang filosofi duit. Dimana duit yang memiliki wajah ganteng dan berkopyah, biasaya lebih mudah meluluhkan hati yang didera susah.

    Misalnya duit kertas dengan gambar pahlawan proklamator. 🙂

    Diyakini beberapa kalangan yang paham akan manajemen akuntansi dan sejarah. Uang bergambar tokoh-tokoh diplomat, mencerminkan sebuah kemerdekaan yang mutlak.

    Berbeda dengan duit yang pada masanya kerja rodi, dan ” Romusha “. Kedua Uang tersebut, masih dalam proses pengakuan jati diri. Akan kerasnya arti perjuangan.

    Uang lain pun demikian sama…

    Bilamana, jika Anda memberikan duit lembaran berupa uang kertas. Bergambar Pattimura, lengkap dengan goloknya.

    Bisa jadi, itu siasat sang Istri untuk mengajak Anda berperang.

    Anda beresiko untuk 2 kali gerilya, lantaran terkena kutukan maut: Talak tiga. Nauzubillah.

    Jadi usahakan tiap kali Istri Anda berkeluh kesah, di samping saku kiri, terselip 2-3 lembar mata uang indonesia keluaran terbaru.

    Dengan pecahan 50-100 ribu..Keren

    Anda harus sedini mungkin membuka kedua telinga lebar-lebar. ibarat corong mesjid.

    Kombinasikan dengan ekspresi dan ketololan Anda sendiri. Sehingga tampak akting dan bersandiwara.

    Seolah memperhatikan yang dikeluhkan istri anda dengan cara seksama. Dengan tempo sesingkat-singkatnya, pasang mimik muka…pura-pura Iba.

    Saya jamin, istri pemarah langsung kenes. Lantas menganggap Anda adalah suami yang cool dan bertanggung jawab. Seperti Saya. 🙂

  7. Seandainya terdapat kesempatan yang membuat istri anda terbuka secara emosional, jangan memaksanya untuk jujur mengutarakan hari itu juga


  8. Perempuan, terkadang melakukan banyak pertimbangan untuk mengungkap kekesalannya. Bisa berjam-jam, bahkan berhari hari untuk memendam perasaannya.

    Entah perasaan dengki terhadap tetangganya, lantaran bisa beli mobil, bisa kredit rumah…? itu pasti.

    Status sosial yang kerap membuat istri menjadi mudah marah saat mengalami kejenuhan.

    Salah satu peristiwa tersebut, telah banyak terjadi di dunia nyata…Mengetahui ketika nama Istri Anda tak keluar. Sewaktu mengocok arisan. 🙂

    Sehingga, antisipasi yang bisa Anda ambil adalah berjanji. Kebohongan yang diulang-ulang seperti Adolf Hittler, sehingga terkesan janji beneran.

    Entah berjanji sampai kapan, selagi Tuhan mengizinkan. 😀

    Hemat Saya, biarkan saja istri sementara waktu. Bertahan dulu dengan keadaan.

    Jika Anda sabar, Istri pasti meniru, bahkan penasaran dengan maksud “benar” yang hendak Anda sampaikan.

    Sebagaimana yang tertuang dalam buku: Mantra – Deddy Corbuzier dalam membaca karakter manusia melalui bahasa gerak tubuh.

    Baca juga : Mantra – Buku Psikologi cerdas yang masih tersibak sekilas

  9. Bersabar menunggu waktu


  10. Sabar menunggu dengan waktu yang lama itu, akan terasa membosankan. Namun saya yakin, si istri pemarah pasti keceplosan dengan masalah yang kerapkali Ia pendam sendiri.

    Kalau dia sudah berani terbuka…adanya apa, tidak usah merasa risau dengan memberikan harapan nyata kepadanya.

    Anda hanya perlu bersikap biasa saja seolah tidak terjadi gempa.

    Setengah PHP juga tak masalah. Seolah Istri Anda meninggal, hendak dikubur besok.

    Jadi… diam saja-lah untuk sementara waktu. Karena diam adalah ilmu.

    Baca Juga : Diam – Kelemahan sebagai pangkal ilmu yang menguntungkan

    Andaikata, pengakuannya yang keceplosan itu terasa berat untuk di angan-angan, dan diwujudkan sesuai kemampuan yang Anda miliki secara terbatas. Sebagai seorang suami, berikan saja tanggung jawab psikologi yang sanggup membuatnya berpikir cerdas pedas seperti Cak Lontong. Alias mikir.


CARA MENANGANI ISTRI SUKA MARAH, MENGGUNAKAN TERAPI TAWA


Aq janji beb beli rumah, asal kamu ngijinin aq nikah lagi “.

Ini bukan semata ancaman. Lagipula hati wanita seperti apa sih yang gak keder, memperhatikan pengakuan suaminya yang ingin mendua.

Tentunya sang Istri akan berpikir dua kali, jika betul-betul mengabulkan naluri bejat suaminya.

Seperti pola pikir terbalik. Sebagaimana intelegensi cerdas Cak Lontong.

Pastinya agak mengharukan bagi Suami, begitu tahu dengan menyesalnya sang Istri, karena terlanjur melakukan dialeg macam ini:

” Iya ya. Kehidupan keluargaq saja sudah kere begini. Kalau Suami nikah lagi, pasti aq bakalan di jadikan Jongos oleh Istri mudanya ”

Trik ini tergolong manjur. Dan hanya dapat diterapkan bagi segelintir pria hoki, yang bershio – Buaya darat muara.


Atau, bagi Anda selaku Suami beradab yang paham nilai Norma dan Estetika. Boleh memberikan sebuah opsi yang lebih Syar’i dan jenaka.

Demi menjinakkan Istri yang setengah depresi akibat banyak ngerumpi. Misalnya:

Inshaallah Ummi, Kalau ada rejeki. Kita beli rumahnya jangan yang tanggung-tanggung amat, ntar rugi banyak. Sekalian saja kita KPR Rumah Bekicot, agar rumah tersebut bisa kita panggul berdua.


” Sabar ya Ummi, Tabungan Abi masih belum cukup. Inshaallah Tuhan tidak tidur kok, dan lain sebagainya “


Nah dengan demikian, sudah tercapai sudah keluarga kecil yang samawah itu.

Nasehat istri pemarah, perlu dilakukan tanpa harus disertai upaya kritis, mengetuk palu persidangan di kantor agama


HIKMAH MEMILIKI ISTRI YANG SUKA MARAH


Pemirsa, Cara Menjinakkan Istri Pemarah Tanpa KUA diatas hanya sebagai plesetan saja.

Tata bahasa yang lebih santun dalam memahami pentingnya hidup rukun, bisa anda peroleh di mana saja. Di majelis ilmu, komunitas umat bahagia, rapat ibu-ibu PKK, dsb.

Tanpa terburu-buru. Tanpa mesti dilakukan dengan upaya-upaya jijyyyk, menanggapi amarah istri sebagai suatu pergeseran sikap yang wajib dicela.

Tanpa campur tangan orang ketiga dan lembaga-lembaga yang berkutat di dalamnya, diharapkan, kita semua-mua bisa berfikir logis, tanpa gegabah.

Dengan, maupun, tanpa harus melihat keseluruhan tulisan ini, dari pengalaman siapapun orangnya, kita pun bisa berkaca.


ISTRI SUKA NGAMBEK & SEWOT ADALAH ASET & MAKHLUK CIPTAAN TUHAN


Namun jika suatu ketika keretakan rumah tangga hanya semata-mata terjadi karena celah diantara kedua pasangan. Tidak mau mengalah. Sebisa mungkin, hindari kontak fisik dan menyakiti wanita.

Cara Menjinakkan Istri Pemarah Tanpa Harus ke KUA
Sumber gambar : Tribun Jabar

Larangan Menyakiti Wanita / Istri Pemarah


Seperti quote Kang Bahar ( Almarhum Dedi Petet ) dalam tayangan sinema elektronik: Preman Pensiun. Episode 2.

Tatkala memberikan hukuman fisik kepada Maman Suherman.

Yang sudah lebih dulu dikenal kebiadabannya karena terlampau sering melakukan KDRT terhadap istrinya sendiri.

Dulu saya pernah membaca sebuah Syair. Yang sampai sekarang saya masih ingat:

Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria.

Bukan dari kepalanya untuk dijadikan atasannya.

Bukan dari Kakinya untuk di jadikan alasnya,

tapi dari sisinya untuk dijadikan teman hidupnya

Dekat dengan lengan, untuk dilindungi.

Dekat dengan hati, untuk dicintai….

Link Video tersebut, tersimpan rapi di sini:

https://www.youtube.com/watch?v=y1rRW1vKAN4

Artikel ini dibuat untuk menghormati kepergian Almarhum Didi Petet.

Beserta Pesan moral humanis, yang disampaikan semendiang ketika masih hidup, selama menjalani proses Syuting Film Preman pensiun.

Semoga beliau senantiasa mendapatkan Rahmat, atas segala kebaikannya. Amiin

2 komentar untuk “Istri Pemarah: Cara Menjinakkan Tanpa KUA”

  1. Ping-kembali: Bahagia Dunia Akhirat & 8 Tips Mencapainya Tanpa Banyak Drama » Blogermie™

  2. Ping-kembali: Primata & Tumbal-tumbalnya Yang Nyaris Punah » Blogermie™

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!