HomeLOKALkulinerWarung Ikan Bakar CJDW : Makan Enak “Rame-rame”
Warung Ikan Bakar CJDW

Warung Ikan Bakar CJDW : Makan Enak “Rame-rame”

Tak terbayang bagaimana jadinya. Apabila terdapat anak. Maupun segerombolan balita yang mencoba unjuk adrenalin, dengan melakukan lomba lari kelereng Agustusan di warung ikan bakar cjdw ini.

Jika anda selaku orang tua yang ingin mendidik anaknya agar tidak lekas celaka, ada baiknya jangan sampai mengizinkannya.

Lesehan | Aula dalam Warung Ikan Bakar CJDW yang Lebar

Bukan bermaksud khawatir akan datangnya peristiwa yang tidak di inginkan seperti terpleset maupun terjatuh. Atau demi tujuan menyakiti sentimen keagamaan umat Islam. lantaran terdapat ornamen dinding yang berhias gambar Ka’bah itu.

Selain tidak etis. Rasa-rasanya, jika berlarian. Di rumah makan ikan bakar cjdw, demi tujuan yang tidak jelas, sudah mewakili disharmoninya pengunjung akan kurangnya tata krama.

Meskipun aula tempat ini luas, bukan berarti pengunjungnya bisa seenaknya bertingkah laku seperti bocah tuna grahita. Jika anda mengira tempat ini wingit. Sebagaimana konsep rumah peribadatan maupun pemakaman, penilaian itu tidak sepenuhnya salah. Dalam konsep, membangun sebuah warung ikan bakar.

WARUNG IKAN BAKAR CJDW, DENGAN KULTUR ” KESALIHANNYA “

Warung Ikan Bakar CJDW. Beginilah H. Ony, pemilik warung makan cjdw dalam membranding usaha kuliner tersebut dengan guratan-guratan ” Saleh ” didalamnya.

Dikenal memiliki variasi menu ikan bakar enak, ikan bakar cjdw gading fajar , rupa-rupanya beralokasi tidak jauh dari tempat saya tinggal. Di Perum Gading Fajar 2, Jl. Gading Fajar 2 Blok D3 No.9-10. Perum King Safira, Sepande, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61214. Lebih tepatnya. Warung Ikan bakar ini juga berdiri sejak lama.

Konsep warung ikan bakar ini sedikit terbilang ” menjiwai “. Menjiwainya dapat di pantau sekilas, tanpa perlu menggunakan mata batin. Cukup memandanginya dengan kacamata kuda, aula bagian dalam, terlihat begitu asri.

Menggunakan ubin keramik sebagai lesehan. Nyaris kesan bersih yang terlihat membuat orang akan mengira tempat ini sahih, seperti Mushola. Bilamana sudah berjalan berkeliling. Menatapnya dengan sangat teliti, tak satupun di temui bulir nasi yang tercecer sebagai noda.


Melalui gelaran tikar yang lurus dan rapat mirip shaft sholat. Sekeliling ruangan ini selalu terlihat mengkilat dari tiap petak ubinnya. Tersusun secara simetris dan sangat “maskulin”.  Se-maskulin wajah penulisnya. 🙂

Terdapat 6 buah kipas angin tempel sebagai pengganti AC. Yang makin menambah kesan khidmat. Nuansa hangat karena suhu ketek para pengunjungnya. Namun cenderung dinginnya, justru membuat tempat ini asyik dipakai tempat bernostalgia dan syuting film: Roman Pringisan.

Kasir, pemesanan menu, dan penyembelihan ikan Kurban

Meskipun Warung Ikan Bakar CJDW Sidoarjo memiliki jumlah karyawan. Yang tergolong cukup untuk strata restoran kelas “jelata”. Lagi-lagi, saya tak memperoleh asumsi yang akurat untuk menyimpulkan kesan jorok yang hadir.

TATA RUANG DAN HARGA IKAN BAKAR CJDW H.ONY #SIDOARJO YANG TERJANGKAU

Nilai estetika di segi tata ruangan kian bertambah. Jka dilihat dari posisi dapurnya yang sangat berjauhan letaknya. Agak menyamping ke selatan dari “Sarang makan” para pengunjung.

Berjauhan | Tempat “ngaben” dan pengasapan. Berdiri di satu sisi bangunan rumah makan

Karena penempatan warung ikan bakar Cjdw gading fajar ini, berkonsep lesehan. Warung ikan bakar ini menyesuaikan kondisi kehidupan warga Sidoarjo. Yang selalu kalap dengan wisata kuliner malam hari. Sangat cocok untuk berkumpul dengan saudara-sadari dan sanak famili. Katok bedah ngarep mburi.


Warung Ikan Bakar CJDW hanya memiliki beberapa menu Ikan bakar, dari jenis olahan dan spesies ikan yang berbeda. Kesemuany, telah melalui proses pengasapan yang Higienis dan masih segar. Umumnya, bahan baku ikan yang diperoleh, di suplai secara rutin, melalui mitra pengelola tambak.

Harga menu ikan bakar cjdw sidoarjo ini bervariasi. Kalau di hitung untuk 2 keluarga yang terdiri dari 7 orang, Uang lembaran 100 ribu, masih tersisa kembaliannya kok.

WARUNG IKAN BAKAR CJDW SEBAGAI WARUNG ENAK, SEKALIGUS MENGHORMATI ETIKA MAKAN SESEORANG

Jika kisanak sudah terlanjur capek. Setelah aktivitas jalan-jalan di sekitaran pasar Gading Fajar Sidoarjo. Ditemani selingkuhan, gebetan, keluarga dekat dan kerabat, jangan lupa mampir dimari. Dijamin puas karena basisnya tepat. Sebagai “posko” berkumpul dengan berteman wisata kuliner di malam hari.

Menu lezat yang tak lupa untuk dicicipi adalah: Gurame Bakar Asam pedas. 1 porsi Ikan Gurame bakar asam pedas, bisa disantap untuk 2 orang.

Yang makin menambah rasa sedap adalah sambalnya. Dengan sentuhan aroma jeruk nipis yang sudah lebih dulu diperas, memberi kesan masam, namun segar. Apalagi kalau ditambah sedikit kecap, berasa menjadi sambal bajak.


Warung Ikan Bakar CJDW tampak depan
Tersedianya Kursi dan meja tempel berdinding cor. untuk pengunjung yang tidak suka lesehan, dan untuk pengunjung berkebutuhan khusus

Dari sisi bangunan warung ikan bakar, terluar-pun demikian. Terakhir kedatangan saya ditemani keluarga besar. Dalam 2 kali kunjungan selama setahun. Yang berubah secara tata ruang, hanya pada ketersediaan paket ” duduk ” bagi mereka yang notabennya penyandang disabilitas.

Kursi dan meja dengan desaign memanjang, yang secara khusus diperuntukkan bagi mereka para pengunjung roda dua. Letaknya tepat di muka parkir motor, halaman utama.


Bercermin dari yang disajikan tempat ini. Layaknya Mushola mungil yang mengerti akan pentingnya menjaga perilaku para jemaatnya tatkala melakukan ritual kerohanian.

Disatu sisi yang lain, sebagai Restoran siap saji yang memanjakan penikmat kuliner. Pengunjung Warung Ikan Bakar CJDW seakan pula diajari akan pentingnya adab untuk menghargai cara makan seseorang.

︾ BAGIKAN JIKA INI BERMANFAAT ︾

1 komentar untuk “Warung Ikan Bakar CJDW : Makan Enak “Rame-rame””

  1. Ping-kembali: Keranjingan Baso Pentol Gede Gedangan » Blogermie™

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!