HomeReadwiki dan situsBlogernas: Blog Cadas, Bagi Penulis Yang Ingin Cerdas
Blogernas: Blog tutorial cadas bagi Penulis yang ingin cerdas

Blogernas: Blog Cadas, Bagi Penulis Yang Ingin Cerdas

Blogernas: Blog Cadas, Bagi Penulis Yang Ingin Cerdas. | . Punya blog pribadi, memang berasa berteduh di rumah sendiri.

Meskipun ditengah terkaman situasi tak nyaman. Harus merawat anak dan momong 2 anak kucing, ide-ide liar, kian berleleran kemana-mana. Yang Justru menghasilkan tulisan tak terduga.

Seperti yang terjadi hari ini:

Siang ini, ada susunan kata-kata nyentrik yang ingin Blogermie tulis kembali. Sekaligus demi menjawab pertanyaan seorang anonymous cewek yang masuk di surel Blogermie, dengan isi:

Mas, Bagaimana Sih Caranya Konsisten Menulis, Agar Bisa Update Konten Tiap hari?


Dalam memutuskan sebuah jawaban untuk menangkap maksud pertanyaan diatas, jelas bagi Blogermie yang masih amatir dalam dunia berGo-Blog an ini… Hal tersebut merupakan dilema.

Tidak dilema bagaimana coba.

Demi menjawab 1 pertanyaan saja, itu berarti Blogermie harus membeberkan nalar dari sudut pandang rasional. Berupa alur yang sistimetis, bertujuan menyajikan tips yang mengerucut nantinya.

Mulai dari mana ide menulis itu berasal, bagaimana konsep penyajiannya, timing, bahkan metode menulis apa yang harus dipakai.

Tentunya membuat satu ulasan utuh yang panjang bak rel kereta, butuh berpuluh-puluh hari. Menceritakan referensi dari pengalaman yang telah terjadi, akan merepotkan.

Selain tidak ahli membawakan narasi dalam bentuk tesis, tips maupun tutorial, Blogermie ini juga tengah serius didera masalah kepercayaan diri.


Blogermie yang terkenal dengan sosok yang introvent dan pengayom ini juga tidak mau terlibat upaya makar dalam melangkahi suratan Takdir. Maka dengan segala kerendahan hati, biarlah yang terjadi, menjadi bukti bahwa terdapat campur tangan YMK untuk mengizinkan tulisan ini terbit.

Meskipun yang saya share sebagiannya saja. Pengembangannya boleh anda cari sendiri.


Siapa Blogernas


Dan lagi, untuk menjawab pertanyaan rada kenes : ” Mas, bagaimana bikin artikel bisa rutin update setiap hari itu?, justru membuat saya canggung. Agak malu-malu kucing untuk mengingat aib sendiri.


Aib sunyi akan masa-masa yang sudah terlewati di kuartal pertama tahun 2011 sebagai Blogger tandus yang masih mencari jati diri. Seakan-akan dengan Ngeblog, sudah dinyana mampu dipakai sebagai penunjuk eksistensi diri.

Ya… Ngeblog 2011 sudah menjadi pencitraan buruk yang hinggap di benak Blogger pemula seperti blogermie untuk pertama kalinya.

Agar dikira memiliki kualitas berfikir parlente, padahal artikel yang disuguhkan berkecenderungan copy paste.

Demi mengalihkan asumsi dikira Blogermie ini pelit ilmu atau apa, maka jawaban mutlak dari pertanyaan diatas…Sudah lebih dulu ada di Situs Blogernas.

Beliau adalah Erianto Anas. Tanpa perlu debat kusir dan memperebutkan tulang tanpa isi. Dijelaskan melalui situsnya. Situs blogernas didirinkan oleh seorang guru cendekiawan. namun agak edan. Bukan sultan, bukan pula komedian.

Ya.. Guru …oknum Guru yang belum jelas domisilinya. Cadas dan jelas mendalam penyampaian gaya bahasanya. 😀


Blogernas sudah sejak lama berdiri, tahun 2011 yang lalu. Yang kala itu dilahirkan secara prematur.

Blogernas selalu dijadikan rujukan netizen dan blogger cupu yang malas berlatih coding dan pemrograman web. Dari golongan strata terendah menurut badan statistik ekonomi, Blogermie sengaja menempatkannya sebagai Blog Tutorial yang paling lengkap di jamannya.

Disatu sisi, Blogernas juga dianggap sebagai blogger motivator saat nasu menulis sedang loyo.


Sejarah Blogernas


Blogernas juga terkenal satir membawakan konten-konten berkategori horor berbau rasis dan agama. Sejak tangga kepopulerannya naik sebagai Blogger legendaris di tahun 2011.

Bersama 2 sahabat karibnya, pernah mendulang prestasi dalam mengobrak abrik kompasiana. Berkat tulisan-tulisan yang dikira radikal, cerdas, dan ambigu, membuat pembacanya justru memiliki kemunduran sikap dalam menangkap maksud sebuah wacana.

Seringkali pembaca terkecoh dalam alibi, dan bergelut dengan alam pikirannya sendiri. Sehingga tergelincir berpikir negatif dan mudah terpicu untuk mengumpat.

Selain kurang penghayatan, posisi genetalia yang miring, memicu para pembacanya menjadi kaum sumbu pendek. Tak ayal di masanya, Blogernas dibuat kelabakan, dan akhirnya tenggelam.

Di tahun 20xx, Google secara resmi memberikan pinalti kepada Blog Blogernas.


Penampilan WebBlog Edukasi, Namun Orangnya Masih Sama. Begitupun juga Kentutnya.


Sekarang, 2018. Penampilan Blogernas sudah teduh. nampak Syari, seperti Tukang bubur naik haji. Mencerminkan tenaga pendidik yang santun, dan tak lagi suka mencopet keyword.

Dengan Alexa ranking ratusan ribu ini (dan akan terus naik) Blogernas merupakan sebuah portal web yang berisi beragam tips ngeblog dan tutorial. Hal tersebut masih menjadi ciri khas. Aroma kentutnya saja, masih dapat terendus hingga kini.


Blog Yang Aneh?…Saya Rasa tidak…


Blogernas tak saja memberikan pengetahuan dini di dunia blogging. Blog yang masih bertahan menggunakan Platform Blogger ini, cukup identik dengan cara penyampaian tulisannya, yang tak tergolong biasa.

Artikel yang diposting secara online dan bersifat terbuka, juga menambah kerukunan berumah tangga. Karena sejak tahun ini, tulisannya lebih terarah ke pengembangan diri dan motivasi.

Blogernas juga menjamin, akurasi konten yang disajikannya adalah valid. Itu karena beliau tenaga pendidik.

Suatu kemustahilan yang terjadi. Apabila terdapat guru pendidik yang kencingnya berdiri, bisa-bisa malah muridnya kencing berlari. Maka, memberikan data dan rujukan yang valid, adalah penting. Sehingga memaklumi atas beragam alasan yang dulunya pernah mendera naas blog ini sebagai pencapaian. Terutama jika dilihat dari kontribusinya yang ternyata, paling berpengaruh dalam upaya mencerdaskan bangsa.


Blogernas: Blog Tutorial Cadas, Bagi Penulis Yang Ingin Cerdas

Semakin bertambahnya pengunjung tiap harinya dalam membangun sebuah web, menjadikan Blogernas memiliki ciri khas yang berbeda dari blog lain.

Situs tutorial Blog ini juga tidak boleh dianggap enteng. Kalau tak percaya, coba saja berselancar kesana. Anda coba sendiri dengan trial mengetikkan kata kunci edukasi apapun, niscaya banyak yang ketemu.

Tampilan webnya juga sudah makin dinamis, diakses melalui ponsel-pun bisa.

Sebagai salah satu bentuk kekecawaan Blogernas, terhadap sebuah media di dunia maya (internet) yang informasinya yang tidak presentatif. Sehingga timbul niat baik bagi Pak anas, selaku pengelola Blogernas. itu-pun sudah terencana di tahun 2011.

Untuk mengentas pengetahuan para-muda-mudinya mengenal internet dalam skala yang lebih sederhana. Melalui Blog.

Hal pertama yang dicetusnya dulu, sebenarnya lebih ke arah hobi saja. Yakni Ngeblog itu dapat dijadikan pengembangan diri dan berkarya.

Dengan membangun Blog, diharapkan kita semua-mua, mampu menghasilkan karya seni dan penyaluran bakat diri. Yang terencana cerdasnya, ketimbang harus keseringan buang air seni.


KELEBIHAN BLOGERNAS SEBAGAI BLOGGER NAAS


Melalui situs yang dikelolanya, Blogernas mengulas detail demi detail, bahasa pemrograman html yang biasanya kita olah. Sebagai dasar awal membangun “code name” sebuah web dengan platform Blogger. Acapkali hal tersebut yang kita lupa.

Tahun 2011 yang lalu, Blogermie juga sempat merasakan manisnya belajar menjadi jongos untuk beliau. Sampai terlalu asyik, belajar coding html, Blogermie sampai lupa diri.

pernah suatu ketika, Blogermie langsung opname dirumah sakit lantaran kebanyakan duduk didepan komputer tanpa disertai minum air putih. Blogermie di diagnosa kecapekan oleh dokter dan langsung memperoleh tiket masuk ruang rawat inap karena mengidap TIPUS.

Weleh. Kenangan terkutuk yang tak terlupakan

Saran saya, sebaiknya perlu persiapan bila anda ingin berkunjung disini. Karena bisa membuat betah berlama-lama, tanpa mempedulikan kesehatan anda. Setidaknya siapkan selalu 2-3 botol Air mineral kemasan minyak rem, disela-sela waktu menulis dan belajar Blogging.


Blogernas di Zaman Millenial


Tutorial dan tips sering dibumbui percakapan pendek, dengan olah kata bahasa-bahasa menghibur. Yang menunjukkan kalau beliau adalah orang yang memiliki kecerdasan yang mencukupi (namun memang purak-purak tidak tahu begitu melucu). Mencerminkan keadaan sebenarnya sebagai golongan kaum mampu dalam berfikir panjang. Alias ” Sumbu Dowo “.

Blogernas juga tidak seradikal, yang diberitakan media.

***

Jangan menempatkan diri kita di posisi yang salah bila yang dilakukan tersebut berguna dan cukup nyaman.
Namun janganlah bertingkah paling konyol sendiri bila merasa kesalahan kita-lah yang paling fatal, hingga berfikir sulit tuk diampuni.

Tergeraknya hati, berawal dari sesuatu yang layak kita kaji. Masalah baik maupun buruk, hanya keseimbangan. Tuhan tidak semata mengultimatum seorang insan dari agamanya, namun lebih kepada perbuatannya.

Dalam kamus Blogermie: Tidak ada kata Atheis, yang ada hanya “manusia yang khilaf”. Kita semua sama.

Ditengah perbedaan keyakinan apapun, Crayon warna yang memiliki perbedaan-pun akan menghias cakrawala dengan cahaya pelangi yang dibuatnya. Hanya semata Fikiran kita yang terlanjur sempit, yang membuat perbedaan kian bertambah rumit.

1 komentar untuk “Blogernas: Blog Cadas, Bagi Penulis Yang Ingin Cerdas”

  1. Ping-kembali: Judul Tulisan Tak Bermutu | Enggak Penting #ISENG » Blogermie™

Komentar ditutup.

error: Content is protected !!