HomeLiteraturkesehatanMitos Penyembuhan Luka Jika Tidak Dipercaya, Inilah Akibatnya
penyembuhan luka

Mitos Penyembuhan Luka Jika Tidak Dipercaya, Inilah Akibatnya

Mitos Penyembuhan Luka Jika Tidak Dipercaya, Inilah Akibatnya | Ada beragam virus berbahaya dan bakteri jahat yang bisa masuk melalui luka yang kita miliki. Untuk itu, luka perlu segera diobati agar penyembuhannya berjalan secara optimal.

Dalam proses penyembuhan luka, kita bisa menggunakan Cara merawat luka lecet agar dapat menyembuhkan luka lebih cepat. Tapi, disamping itu, dalam pengobatan luka, ada beberapa mitos yang dipercaya mampu mempercepat penyembuhan luka meski tidak diketahui kebenarannya. Berikut ini beberapa mitos penyembuhan luka yang perlu diketahui.

Plester Menjadi Tempat Berkembang Biaknya Kuman

Mitos umum lainnya adalah bahwa bakteri merasa sangat nyaman di bawah plester luka dan membuat luka menjadi busuk. Hal ini tentu bukanlah hal yang tepat, mengingat plester hanya dikhususkan untuk menutupi luka yang sebelumnya telah dibersihkan, Sehingga penggunaan plester diyakinkan akan melindunginya dari kontaminasi melalui kuman dan bakteri. Hal ini juga berlaku untuk para wanita yang rutin merawat organ genetalia mereka akibat datang bulan dan nifas.

Baca Juga: Haid Terasa Nyeri dan Tak lancar, Waspadai 5 Gejala ini

Cara ini bisa membantu Anda untuk mencegah kemungkinan terjadinya infeksi. Khususnya pada plester anti-bakteri, plester ini justru bisa membantu mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Dengan demikian, sebaiknya jangan sepenuhnya percaya dengan mitos tanpa mencari tahu terlebih dahulu faktanya.

Mitos Penyembuhan Luka: #Semakin dalam luka, Rasa Sakitnya Semakin Parah

Mempercayai mitos bahwa luka yang semakin dalam akan memberikan rasa sakit yang semakin parah tentu sah-sah saja. Sebab, secara logika kita mungkin berpikir bahwa luka yang dalam akan membuat cedera menjadi semakin parah, hingga memberikan rasa sakit yang lebih dahsyat.
Itu baru luka sebatas fisik dan sebatas luka luar yang menggores kulit, Tapi bagaimana seandainya luka itu adalah luka dalam menyayat hati yang parah, versi Judika. Aduh Mbok….

Bagaimanakah faktanya?

Baca juga: Putus Cinta, Sakit Hati Yang tak Dihargai
mitos penyembuhan luka hati yang dipercayai

Fakta yang terjadi pada kondisi luka yang dalam justru sebaliknya. Sebab, sebagian besar serabut saraf yang terletak tepat di bawah lapisan atas kulit kita (epidermis). Lecet atau luka bakar superfisial sering menyebabkan lebih banyak rasa sakit daripada luka yang mungkin terjadi ketika bekerja di dapur atau bengkel.
Meskipun demikian, bukan berarti Anda bisa menyepelekan efek yang didapat karena penanganan yang kurang serius dilakukan demi mencegah terjadinya infeksi.

Mengetahui mitos-mitos penyembuhan luka diatas, bisa membuat kita mengetahui apa saja hal yang benar-benar bisa mengatasi luka dan mana yang hanya sekadar mitos belaka. Untuk itu, membaca info kesehatan sangatlah penting agar kita bisa lebih update terhadap dunia kesehatan dan mempersiapkan obat disaat genting seperti domperidone obat mual muntah akut


︾ BAGI JIKA INI BERMANFAAT ︾

Dan diharapkan Sharenya

apabila dirasa perlu 🙂
Name
Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!