Homewiki dan situsVertigo Kronis, Kiat & Tips Mengatasinya Secara Klinis

Vertigo Kronis, Kiat & Tips Mengatasinya Secara Klinis

Cegah Vertigo Kronis dan Cara Mengatasinya Secara Klinis | Mata berkunang-kunang, keseimbangan terganggu, rasa pening jika menengadahkan kepala disertai mual. Sensasi melayang. Ditambah persepsi gerakan tak stabil, sehingga keseimbangan badan sering tak terkontrol. Membuat Vertigo dinobatkan sebagai satu diantara penyakit yang paling ditakuti.

vertigo kronis

Mungkin Anda pernah dengar dari pengalaman teman yang pernah mengidap vertigo, atau secara pribadi mengalaminya sendiri. Betapa tersiksanya sakit kepala hebat akibat terjangkit vertigo akut ketimbang sakit kepala hebat lantaran kebanyakan hutang, atau bahkan ditinggal mantan. Alhasil, kesulitan berdiri atau berjalan, menjadi konsekuensi yang mutlak akan terjadi.


Nah untuk itulah, berikut beberapa wawasan mengenai Vertigo yang perlu anda tahu demi mencegah terbaring sakit.

ARTI VERTIGO DALAM DUNIA MEDIS

Dikutip dari Gue Sehat, Vertigo adalah kondisi dimana Anda merasa diri sendiri dan sekeliling terasa seperti sedang berputar. Terjadi secara tiba-tiba.

Gejala vertigo yang dialami oleh seseorang berbeda-beda, ada yang ringan dan tidak terasa, dan ada yang parah hingga mengganggu aktivitas. Gejala vertigo dan cara mengatasinya juga berbeda-beda, tergantung imunitas dan kondisi orang tersebut.

Umumnya, orang yang mengalami vertigo tahap awal, akan merasakan pusing ringan yang muncul secara berkala. Sementara itu, pada orang yang mengalami vertigo parah, sensasi berputar-butar cenderung disertai nyeri. Memiliki durasi yang lebih lama. Bahkan dapat berlangsung hingga beberapa hari lamanya.


GEJALA FATAL YANG DITIMBULKAN VERTIGO KRONIS

Gejala vertigo yang umumnya dirasakan adalah benda di sekeliling yang terasa berputar dan diikuti dengan adanya suara dengungan di telinga. Sehingga dapat menyebabkan Anda merasa mual dan ingin muntah. Jika vertigo terus berlanjut dengan durasi yang lama, maka penderitanya dapat terjatuh karena tidak sanggup berdiri.

Bahkan, jika pengidap vertigo memilih untuk berbaring dan menutup mata pun, ia tetap akan merasakan tubuhnya berputar-putar. Diikuti jantung berdebar, yang dapat menyebabkan penderitanya pingsan. Hampir gejalanya mirip dengan Corona.

Baca Juga :Virus Corona: 7 Fakta skeptis yang mengancam kelangsungan hidup umat manusia

Biasanya serangan vertigo hanya berlangsung beberapa jam saja. Akan tetapi, jika tidak segera ditangani, maka vertigo bisa kambuh lagi. Jika terus berulang kali terjadi, malah bisa menyebabkan penderitanya mengalami stroke.


TERAPI DAN PENANGANAN KLINIS UNTUK PENDERITA VERTIGO KRONIS

Vertigo merupakan sebuah gejala yang dialami oleh seseorang dan tidak dikatakan sebagai penyakit. Oleh karena itu, cara mengatasi vertigo dilakukan bergantung pada penyakit yang menimbulkan munculnya serangan vertigo tersebut.

Namun demikian, ada juga sebagian serangan vertigo yang sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Hal tersebut dapat terjadi karena otak berhasil beradaptasi dengan perubahan yang terjadi pada telinga bagian dalam Anda.

Berdasarkan gejala vertigo tersebut, maka berikut ini adalah beberapa cara mengatasi vertigo yang dapat dicoba, sesuai dengan anjuran gue sehat.

  1. Manuver Epley
  2. Obat-obatan
  3. Terapi rehabilitasi vestibular

Selain itu, cara mengatasi vertigo kronis. Seperti yang di lansir di Gue Sehat, juga dapat dilakukan di rumah jika kondisinya masih belum stadium lanjut.

Untuk mengatasi gejala vertigo di rumah, Anda dapat melakukan pijatan ringan di sekitar area kepala. Bisa juga dengan minum ramuan herbal, seperti teh jahe, mengonsumsi campuran cuka apel dengan madu, dan memakan kacang almond. Minum air putih dalam jumlah yang cukup juga dapat Anda lakukan untuk menghindari dehidrasi dan memperlancar aliran darah.

︾ BAGIKAN JIKA INI BERMANFAAT ︾

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!