HomePersonalGENERALUnauthorizedWuhan, Kota Virus Metropolitan Yang Kini Diazab Tuhan ?

Wuhan, Kota Virus Metropolitan Yang Kini Diazab Tuhan ?

Mengerikan, itulah kesan pertama yang nampak dari pemandangan kota wuhan yang sekarang. Sejak warganya dinyatakan positif terpapar Coronavirus, skala darurat militer mulai diberlakukan.

Pergerakan masyarakatnya mulai dibatasi. Transportasi dan destinasi ke sejumlah titik lokasi pariwisata, kian diperketat. Beberapa layanan publik terpaksa ditutup oleh pemerintah setempat guna mengurangi laju penyebaran. Boleh dikatakan jika perekonomian di kota Wuhan, lumpuh total

Virus corona telah banyak menimbulkan trauma bagi warga negaranya sendiri. Di sisi lain, penyebaran yang ditimbulkan, dengan cepat mengundang rasa simpati global akan toleransi, pada titik terendah kemanusiaan.
Jika mengingat sebelum tragedi franchies layaknya game Resident Evil terjadi berupa C-Virus/ Corona Virus berujung petaka regional. Diketahui jika Wuhan memiliki daya tarik yang tinggi sebagai kota metropolitan terbesar setelah Beijing.

Apa saja itu?

Berikut Blogermie kupas melalui bantuan Google Maps dan beberapa cuplikan foto sebagai pelengkap kondisi wuhan terkini.

KOTA WUHAN IKONIK: IDENTIK DENGAN PERADABAN MASA LALU

Sumber : flicker | biara dan kuil, menjadi ikon peninggalan wuhan di zaman dinasti tiongkok

Gaya arsitektur bangunan peninggalan dinasti tiongkok di Wuhan, Dapat dilihat melalui gedung-gedung kuno yang hingga saat ini masih kokoh berdiri. Ikon unik dan kesan jadul yang menjadi lambang peninggalan masa lalu, masih kerap dijumpai di setiap sudut kota.

Jika diamati dengan seksama melalui banyaknya kuil dan biara, masyarakat China memang sudah lebih dulu dikenal dengan kebudayaan. Cara menghormati adab tradisi leluhur mereka, patut diacungi jempol

Selain itu, peradaban cina yang terpelihara dengan baik hingga saat ini, membuat wuhan menjadi kota dengan donatur terbesar. Setelah Hongkong dan Shanghai. Dalam menyumbang devisa negara di sektor pariwisata.

REVITALISASI WUHAN SEBAGAI KAWASAN INDUSTRI MODEREN SECARA GEOGRAFIS

sumber flicker

Wuhan adalah simbol kedigdayaan industrialisme karena posisi geografisnya yang melintang diantara antara benua asia dan benua eropa. Ditengarai, wuhan memiliki banyak pengaruh besar terhadap perdagangan barat.

Kabar buruknya terkait corona, peneliti memperkirakan ada puluhan juta orang yang sangat berpotensi terinfeksi, apabila terdapat 1 orang saja terdeteksi

Wuhan memainkan peran penting dalam Revolusi industri 4.0. Pelabuhan wuhan yang dikenal besar sebagai kota industri, dalam pertumbuhannya menjadi kota perdagangan, sangat strategis menjadi transit ekonomi warganya. Baik warga pribumi, maupun migran dan turis luar negeri untuk singgah. Jika sampai Pelabuhan ini lumpuh, bukan tidak mungkin perekonomian negara berkembang lainnya, ikut kena imbasnya.

Wuhan berada sangat dekat dengan jantung ibukota Beijing. Akses transportasi, baik darat, laut dan udara, dapat diketemukan dengan mudah disini. Setidaknya hanya butuh waktu 12 jam untuk menuju ke Kota Beijing yang berjarak 1.152 kilometer. Yang dapat ditempuh menggunakan jalur darat. Waktu tersingkat sebagai alternatif perjalanan menuju Beijing, itupun hanya 2 jam jika menaiki pesawat terbang.

Wuhan sendiri memiliki Bandara Internasional. Yang sejak 2016 kemarin telah melayani wisatawan luar negeri dalam kunjungan wisata ke sejumlah negara eropa dan amerika. Seperti Paris, london, dan dubai.

Kabar baiknya, berdasarkan pencarian Geotag Google, belum ada satupun jadwal penerbangan Indonesia yang langsung menuju ke kota itu.

WUHAN: TEMPAT TERPELAJAR & REFERENSI SAINS

Seiring berkembangnya waktu, perekonomian kota Wuhan melaju dengan cepat secara fundamental dan struktural. Migran yang berada disana, kebanyakan bekerja di industri otomotif dan kontraktor baja. Dilain sisi, sejumlah besar penghuni kota ini merupakan kalangan pelajar dan mahasiswa. Karena di kota Wuhan sendiri, terdapat setidaknya beberapa Universitas Sains yang sudah lama terkenal dan populer.

Tercatat setelah virus ini menjadi sindrom menakutkan, beberapa mahasiswa indonesia yang sedang melakukan kunjungan studi, terjebak situasi darurat,. Hal tersebut yang mengharuskan mereka untuk tetap bertahan di lingkungan masing-masing. Meskipun iklim di sana tak bersahabat, di tengah perubahan musim dingin. Belum ada satupun berita jika WNI terinfeksi virus corona maut tersebut.

kondisi cuaca wuhan yang dilanda musim dingin
kondisi cuaca wuhan yang dilanda musim dingin

Saat wuhan memberlakukan status darurat kesehatan, banyak pengakuan dari warga sipil yang mengungkap jika kehidupan di kota itu bak neraka. Senyap, hening dan nyaris tak berpenghuni. Jam beraktivitas pun dibatasi, transportasi dihentikan, jalan-jalan protokol nyaris menjadi horor dan berhantu.

Melalui penyisiran beberapa netizen disana, sudut-sudut kota hanya menampakkan aktivitas tak biasa dari para penderita yang secepatnya memperoleh perawatan medis.

Yang ramai hanya instansi pelayanan publik seperti rumah sakit sebagai rujukan penderita keluhan coronavirus. Untungnya, pemerintah cina tidak memberikan larangan bagi toko makanan untuk tetap buka demi memenuhi kebutuhan logistik pangan warganya.

Perangkat penunjang medis seperti masker dan respirator mulai banyak diproduksi.
Selain itu, bagi warga yang tidak memiliki uzur penting keluar rumah, maupun kunjungan kel luar negeri. Wajib membuat izin, terkait laporan resmi.

Kebijakan pemerintah cina juga memberikan suatu himbauan agar masyarakatnya lebih waspada terhadap penyebaran wabah mematikan ini. Dengan membiasakan cuci tangan setelah dan sebelum beraktifitas.

VIRUS CORONA, DIUNGKAP WALIKOTA ADALAH MURNI KECEROBOHAN

kondisi kota wuhan sebelum wabah corona berjangkit parah
kondisi kota wuhan sebelum wabah corona berjangkit parah

Setelah desas-desus kabar jika lokasi terjadinya penyebaran virus corona, berada persis di lokasi sebuah pasar hewan. Yang tak jauh dari laboratorium teknologi, pengembang antivirus berbahaya. Yang kebetulan pula sedang meneliti senjata biologi, walikota Wuhan Zhou Xianwang akhirnya angkat bicara dan siap angkat koper dari profesinya.


Beliau mengambil tindakan sportif tersebut lantaran pernyataan yang di gagasnya sendiri. Jika dirinya dan jajarannya, telah dinilai lambat memberikan informasi, menyalahi kode etik pekerjaan, tuturnya. Dikutip dari Siaran CCTV siaran luar negeri, The Guardian.

Virus Corona: 7 Fakta Skeptis Yang Ancam Kelangsungan Hidup Manusia

China bukan pemain baru dalam pengembangan senjata kimia. Dalam konteks filsafat pendek, pernah disinggung pepatah : ” Tuntutlah Ilmu, sampai ke negeri China”. Kita mesti belajar dari sana. Kasus Virus H5N1 / flu burung adalah etalase wacana rasional sederhana dalam membungkam mata dunia. Baca 7 fakta mengerikan regerenasi virus corona berikut ini

Menutupi ketidak tahuan publik. Jika fakta bio hazard system yang berada di Kota Wuhan, tengah berdiri persis di wilayah yang padat penduduk.

Ditempat itulah, identitas sebenarnya jika Wuhan dijadikan corona bionic lab factory, dan pusat pengembangan sains untuk meneliti virus baru, terbongkar. Termasuk virus senjata biologi pemusnah massal.

Dugaan sementara yang kemudian oleh netizen dikait-kaitkan. Menjadi alasan kuat bahwa laboratorium tersebut mengalami kebocoran, hingga akhirnya menyebar dan menjadi ‘senjata makan tuan’ dengan korban rakyatnya sendiri.

Pernyataan spekulasi ini diungkap oleh seorang mantan intelejen Israel. Meskipun masih berstatus praduga tak bersalah, lantaran masih disinformasi, banyak warganet yang percaya berita tersebut.

KESIMPULAN

Jika hal tersebut adalah nyata, jelas sudah nampaknya kesiagaan perlu kita jaga. Bukan untuk saling mencurigai antar negara dan sesama, tapi lebih mencurigai diri kita sendiri sebagai musuh.

Dalam situasi tanggap darurat suatu negara, dikembalikan lagi pada konsep penciptaan. Sebab dan akibat sudah menjadi kodrat. Itu sudah merupakan rantai kehidupan yang terus senantiasa berputar. Baik buruknya sebuah bangsa, dapat dilihat melalui perlakuan masyarakatnya terhadap sesama.

Dalam situasi tanggap darurat suatu negara, dikembalikan lagi pada konsep penciptaan. Orang seperti kita, bahkan saya sekalipun, hanya akan berpikir bahwa yang terjadi di situ adalah proses mengikuti hukum alam.

Orang tidak berfikir tentang filsafat, soal bagaimana Tuhan berperan dalam membuat satu naskah masalah menjadi wacana. Agar kita berfikir bijak. Baik buruknya suatu perkara, jika dilewati dengan bersikap tidak gegabah dalam menilai, gegabah menyebar berita yang belum tentu kebenarannya. Ambil kesalahannya, serap kajiannya sebagai llmu
pula.

1 komentar untuk “Wuhan, Kota Virus Metropolitan Yang Kini Diazab Tuhan ?”

  1. Ping-kembali: Virus Corona: 7 Fakta Skeptis Ancam Kelangsungan Umat Manusia? » Blogermie™

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!