HomeTEKNOLOGIaplikasi android gratisMandiri Online Resmi Usung Fitur Fingerprint di Bulan Februari

Mandiri Online Resmi Usung Fitur Fingerprint di Bulan Februari

Aplikasi Mandiri Online secara resmi merilis fitur fingerprint di awal februari ini. Tanggal 8 februari, saya mendapatkan notif tersebut muncul melalui Google Marketplace Playstore. Kabar ini tentunya sangat menggembirakan.

Mandiri online dikenal karena user interfacenya yang bagus dan ringkas. Satu akun, untuk 1 user id / nasabah. Itupun sudah bisa dipergunakan untuk mengakses beragam hal. Seperti cek saldo, transfer dana, hingga pengajuan hutang.

Namun, sebelum merasakan bagaimana pengalaman menggunakan mode fingerprint mandiri online sebagai keamanan berlapis, para pengguna harus upgrade terlebih dahulu aplikasinya.

Update fitur mandiri online Februari 2020

  • Log in lebih cepat dengan Fingerprint
  • Buka blokir User ID, bisa menggunakan forgot password
  • Tampilan dan fitur baru untuk menu kartu kredit
mandiri online tampilan baru
Tampilan baru aplikasi mandiri online dengan fingerprint

Kebutuhan yang jadi nilai jual aplikasi perbankan mandiri mobile, tak sebatas pada mengecek saldo saja. Kita dapat mengakses fitur lain, seperti membayar tagihan, membayar angsuran, hingga transaksi jual beli online di marketplace.

Baca Juga : Beli Token Listrik PLN dengan mandiri online

Sejak mandiri internet banking versi dekstop tak dapat dipergunakan, Saya agak kesulitan jika harus mengakses transaksi perbankan secara dua arah. Sehingga terpaksa harus mengalihkannya secara mobile, menggunakan aplikasi mandiri online.

Sepertinya Mandiri tbk, terlalu dini dalam menjawab permintaan nasabah. Dengan terburu-buru mematikan internet mandiri banking versi dekstop adalah perkara juga.

Kenapa.?

Karena sejak diluncurkannya mandiri mobile, beberapa layanan publik mulai riuh mengintegrasikan semua transaksi perbankan mereka dengan aplikasi. Yang justru membuat saya kewalahan. Akhir-akhir ini, sms spam lebih rentan masuk ke ponsel saya. Belum lagi jika ada permintaan otorisasi kode berupa angka, bisa makin runyam.

Fitur otorisasi 2 langkah tetap memicu kekhawatiran. Bahkan modus penipuan dengan langsung menghubungi via telpon, makin berani dilakukan hanya dengan tujuan memandu, demi merampas kode otorisasi itu.

Ada sejumlah upaya penipuan dari pihak-pihak tak bertanggung jawab, melalui perantara undian berhadiah dengan memberikan link-link tertentu. Teman saya bahkan pernah menjadi korbannya setelah mengklik link tersebut.

Anehnya, komunikasi 2 arah itu terjadi dengan sangat mulus. Si pelaku dengan santainya berdialeg, seolah tahu betul identitas korbannya. Mulai dari nama, alamat, usia, dan profesi. Tak disitu saja, perilaku yang makin berani, bikin saya kadang naik darah dan lucu. Rasa-rasanya para penipu ini kebal hukum atau gimana ya. 🙁

Meskipun pencurian data, tidak sampai berujung pencairan dana, tetap saja hal tersebut sudah sangat krusial. Terkait privacy data nasabahnya.


OTORISASI KEAMANAN MANDIRI TERBAIK MENURUT SAYA

Memang sih, aplikasi perbankan sudah seperti kebutuhan bagi para penggunanya. Karena jaminan praktis dan akuntabilitasnya jelas, aksesnya yang mudah. Namun yang perlu dilakukan adalah perhitungan di sektor pengamanan.

Mengecek saldo, transfer antar rekening, membayar tagihan dan berbelanja pun menjadi mudah. Kelebihan menggunakan internet mandiri online dalam menunjang aktifitas nasabahnya, juga jangan sampai mengabaikan privacy pengguna.

Memanfaatkan teknologi canggih di era digital dengan meluncurkan Internet Banking dan Mandiri Online, layak di apresiasi. Lantaran memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan setiap transaksi yang akan dilakukan.

Semoga dengan hadirnya fitur sekuritas fingerprint mandiri online ini, tidak memiliki celah sebagaimana penggunaan otorisasi kode dan angka. Yang bagi saya, tetap sarat akan masalah dan banyak dilema.

︾ BAGIKAN JIKA INI BERMANFAAT ︾

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!