HomeTutorial Blog7 Strategi Cara Seo Blogger: Atasi Blog Sepi Kunjungan

7 Strategi Cara Seo Blogger: Atasi Blog Sepi Kunjungan

cara atasi blog sepi tanpa teknik

Blog sepi kunjungan, memang menakutkan. Lebih menakutkan melebihi kuburan. Apalagi tidak ada ke-niatan sedikitpun untuk di sambangi pemiliknya. Demikian sama pemikirannya dengan arti sepi itu sendiri. Cara atasi blog sepi tanpa teknik, ibarat kata mengunjungi suatu pemakaman. Demi sekedar dibacakan Surat Yasin, atau ditaburi garam. Tanpa disertai upaya-upaya dibawah ini, maka lengkap-lah sudah penderitaan itu.


1. Penggunaan Judul “Nggateli” * & Memicu

Teknik atasi blog sepi pengunjung versi umum, banyak di cetus sebagai tutorial yang tak satupun membuat blog bertahan ramai dalam hitungan hari. Mungkin terdengar aneh, apabila diluar sana banyak bertebaran cara-cara jitu seperti itu. Jikapun ada teknik seo semacamnya, cuma imajinasi blogger yang cari aman, demi menaikkan statistik kunjungan.

Blog sepi kunjungan jadi ramai sehari seperti Blogermie™ ini contohnya. Cukup banyak menghasilkan tulisan. Tapi masih sangat jauh jika dikata mempesona. Belum cukup usia untuk saya tempatkan sebagai lokasi tambang mencari pemasukan.

Jika tiba-tiba anda terkecoh dengan judulnya, sementara statistik kunjungan Blog ini saja sudah terjun bebas di angka terendah reputasi Alexa. Berarti anda memang cerdas luar biasa sebagai netizen. Dan tidak goblok-goblok amat sebagai pembaca. Peace 🙂

Maka, saya patut mengapresiasi hal tersebut dengan memberikan sedikit bocorannya..


2. Jangan Suka Mengeluh

Sebenarnya sangat sederhana sekali.

“Semakin Mengeluh, Semakin Cepat Anda Diperdaya”

Anda tak perlu terjebak dengan alogaritma robot pencari. Terjerumus dengan keyword-keyword rumit, yang ujungnya membuat anda merasa pesimis. Kecewa dengan diri sendiri. Lantaran merasa ciri khas dan gaya tulisan anda jadi berantakan dari biasanya.

Hanya gara-gara terlalu memaksa, agar sebuah tulisan terlihat pantas. Terlihat pantas dengan kata kuncinya, inti dari konten/tulisan yang hendak di ulas, justru diabaikan.

Ketahuilah..Cara atasi Blog sepi tanpa teknik ini sifatnya relatif

Jika anda berkeinginan mengatasi blog sepi kunjungan, demi jadi ramai kembali. Entah itu sehari, bahkan selamanya. Maka, jalan satu-satunya adalah konsisten saja menulis. Tiap hari, tiap detik, tiap minggu, asal istiqomah. Selagi anda segan, selama Tuhan mengizinkan.

Apabila faktor hilangnya gagasan menulis yang bermunculan di kepala, justru dikarenakan oleh keteledoran anda sendiri. Karena kurang bergairah. Pasrah dari segi pemikiran. Yang justru memperparah intelektual kata dan kecerdasan.

Membuat anda terlihat sok sibuk mencari kata kunci, ketimbang langsung terjun jalan sekaligus. Demi ide postingan yang sesuai dengan gaya khas diri anda pribadi.

Kok bisa sih?

Karena selama hampir 9 tahun ngeblog, tak pernah sekalipun terbesit, keinginan untuk mencanangkan hal tersebut menjadi rumus pasti. Sepanjang yang saya ketahui juga, alogaritma Google kerapkali berubah seenaknya.

Jadi saya rasa, buat apa melakukan hal yang sangat mubazir untuk saya lakukan. Jika harus menebak perkembangan alogaritma mesin pencari kedepannya.

Terdapat sisi berlebihannya juga.

Ya..berlebihan..dan sarat akan banyak masalah.

Itu artinya, saya hanya memberangus imajinasi untuk terlalu banyak mikir. Melakukan pertimbangan, ketimbang peduli mengambil 1keputusan. Yang biasanya idealis, malah jadi liberalis. Pikiran saya mengalami limitasi, jika melihat 1 aspek saja. Imbasnya-pun juga tak baik. Merembet kemana-mana.

Sisi buruk yang lain, jelas ada. Yakni : “terlalu” diperintah dan di perdaya oleh robot. Yang mana, di situlah saya merasa tertekan. Menulis menjadi tak asyik lagi, lantaran sulit untuk berimajinasi. Jadi kadangkala, saya merasa diperlakukan seperti Sapi puan. Yang di perah seenaknya, demi menghasilkan susu olahan berupa karya.

Tentu saja, saya tak mau hal tersebut terjadi.


3. Tidak “Kapitalis” dalam menyisipkan Keyword

Tahun 2012 lalu, saya pernah menjumpai. Banyak sekali blog/situs yang berisi tulisan pendek. Hasil content generated. Yang hanya memiliki 100 suku kata dan simbol-simbol, karakter tegas, demi membidik kata kunci.

Isinya juga dapat ditebak. Melenceng semua dari apa yang saya butuhkan. Padahal selama jadi rekan, gaya kepenulisannya tidak begitu. Betapa kecewanya saya kala itu. Lantaran tahu, jika isi kontennya tidak rasional dan memelintir dari kata kunci yang seharusnya.

Dari situlah saya belajar untuk menimba ilmu. Bahwa : sesuatu yang di targetkan kata kunci, tak sepenuhnya mengandung informasi yang akurat dan terperinci. Yang pantas dijadikan sebagai subyek riset. Malah bisa-bisa, tak jelas arah pembahasannya. Cenderung tidak informatif dan mengarah kepada disinformasi.

Ditambah lagi, jika harus bersaing dengan mereka-mereka yang lebih memahami teknik SEO beserta anak bahasa pemrogramannya. Bisa-bisa urat syaraf Saya putus. Karena teknik SEO itu banyak sekali jumlahnya. 1 orang saja, bisa beragam cara dan selera.

Dan tentunya, SEO Guide itu hanya bisa dipelajari oleh yang ahli di bidangnya. Pakar dan jam terbangnya, sudah jera mengalami peristiwa terjerumus ratusan kali, namun bisa berhasil bangkit kembali.

Nah, untuk dapatnya menjadi pakar di 1 bidang yang saya maksudkan, seekor hewan-pun, butuh paling tidak 20.000 jam terbang. Dan bagi saya ( agar terlihat paradoks ), itu baru setara dengan 40 tahun pengalaman. Berarti, sudah cukup berbagi pengertian, jika saya-pun, baru memulainya dari 1/4 perjalanan.


4. Memanjakan Tamu dengan Konten Yang Bermutu

Maka, Saya ulangi sekali lagi. Cara paling ampuh dan mujarab meningkatkan statistik kunjungan adalah: posting saja konten-konten yang digemari saat ini secara ter-koordinir.

Tanpa melihat sesuatu yang memicu mental kita untuk terdidik jadi pengemis. Menunjukkan kefakiran kita akan duit.

Baca Juga : Wasiat Bijak paman Gober: 0 rupiah lebih baik dari minus.

Kabar baiknya, Google yang sekarang lebih belajar kepada manusia. Lihat saja jika mulai banyak, survey yang dilakukan google demi membuat pencariannya mendominasi jagat maya. Mereka menggunakan kelemahan manusia.

Manusiawinya, mereka membidik perilaku kita dari apa yang dibutuhkan, sebagai pengembangan Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Dimana, kecerdasan komputer yang menekankan pengembangan intelijen mesin, hanya menjiplak pola berpikir dan cara bekerja seperti manusia.

Tapi ingat, meskipun kecerdasan itu berhasil diadopsi. Kepekaan dan rasa manusiawi manusia itu, tidak akan bisa ditiru oleh robot sekalipun. Maka hati-hatilah bagi anda yang merasa cerdas secara akademik, tapi tak memiliki nurani dan welas asih..

Bukan tidak mungkin, anda tengah diperbudak sebagai robot sains pengolah uang. 😀

Google membenci, karena kita terlalu rakus pada UANG.

Amazon mencaci karena kita tamak pada UANG.

Para calon pembeli mengeluh, karena kita terlalu Naif pada UANG. Bahkan para visitor tajir melintir sekalipun, membenci kita karena terlalu primitif dengan UANG.



“JANGAN FOKUS PADA UANG, FOKUSLAH PADA MEMBERI KEMANFAATAN BAGI ORANG BANYAK………Kemudian UANG menghujanimu.”



Terlalu banyak tempat-tempat yang dianggap tak Bermanfaat bagi orang-orang, malah berbalik arah kemudian. Menjadi tempat yang kebanjiran uang.

Maka seiring waktu, blog yang paling sering update konten, akan meningkat statistik kunjungan secara tak sadar. Lalu biarkan waktu yang membiarkan para pengunjung-pengunjung ini datang.

Dijamin blog sepi pengunjung, akan ramai lagi dalam sehari.


5. Perbanyak Blogwalking & Subsidi Silang Melalui Klik Iklan

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah Blog walking. Dimana dengan mengoptimalkan value tersebut, niscaya kita juga mendapatkan wawasan ilmu. Dari Blog yang telah kita kunjungi secara cuma-cuma.

Untuk membangun apriori yang baik. Atas pencapaian yang telah di gagas oleh pemilik Blog/ konten dengan susah payah. Memberikan feedback berwujud komentar, sering saya praktekkan.

Hanya pada kondisi darurat tertentu. Terutama jika berada dalam keadaan tak malas menjadi sosok kamen silent reader.

Secara-sembunyi-sembunyi pula, tak butuh waktu lama bagi saya untuk mengklik tautan/ tidak menskip iklan video. Yang hanya terjadi, jika kondisi saya sedang tidak mendadak bisu untuk berkomentar.

Saya sering melakukan metode ini terhadap situs video streaming yang memang memiliki kekayaan intelektual yang tinggi. Atas kontennya yang memang jenaka dalam menggiring wawasan pembacanya untuk tertawa.


CARA ATASI BLOG SEPI TANPA TEKNIK SEO

6. TEKNIK DASAR SEO SEWAJARNYA

Blog sepi itu wajar. Ada kalanya sepi kunjungan di akibatkan pasang surutnya kebutuhan. Dapat juga karena faktor persaingan.

Teknik dasar SEO, tentu tidak selalu prinsipil, untuk dijadikan rumus perjuangan demi upaya bertahan. Seperti yang saya tuliskan diatas tadi: Alogaritma Google berubah semaunya. Sementara kita, cuma menumpang sebagai penghuni dan pengguna.

Kalau kita tak mau blog sepi dan selalu siap pasang badan, wajarnya harus rela keluar uang. Google sendiri, memang memiliki kepentingan meraup keuntungan. Agar produknya laris dibeli dan disewa. Lantas jika anda hanya mau cari amannya, terpaku demi menaikkan statistik kunjungan. Tanpa mau berkorban biaya, itu merupakan hak anda yang gagal.

Yang pasti, segala hal didunia ini mudah dipelajari, asal ada duit. Rumus kepastian itu terletak pada diri anda pribadi, bukan bergantung pada mesin pencari.


7. Publikasi Rutin, Terbukti Ampuh Atasi Blog Sepi Sepanjang Waktu

Terus ingat, bahwa semangat ngeblog adalah kunci kesuksesan. Biar kata, kita sepandai insinyur. Tapi jikalau nafsu menulis lagi loyo, potensi apapun, tetap tidak akan terasah. Rasanya seperti menyeruput kopi satu sendok saja. Sungguh sia-sia.

Untuk itulah. Cara atasi blog sepi dengan langkah sederhana, dapat diawali dengan memuat artikel baru. Paling tidak, 1 hari per-1 artikel. Secara berkesinambungan dan kontinyu. Saya jamin, Blog anda akan merangkak naik sedikit demi sedikit.

Pengunjung/pembaca itu jauh lebih pintar. Lebih pintar dalam menilai. Setelah menilai, mereka akan membandingkan yang baik, dan menyudutkan blog sepi lantaran dis informasi. Setelah membandingkan, barulah mereka menentukan pilihan. Mendepak tulisan mana yang berfaedah dan lebih kaya akan manfaat. Ketimbang tulisan panjang tak terarah seperti Blogermie ini.


3. Menghindari Link Placement Bayangan yang Tak Lagi Relevan

Sejak content placement dibuat, Seni membangun link, mulai bergeser secara perlahan.

Hanya demi tampil di halaman muka pencarian, banyak yang menggunakan cara curang ini agar sebuah situs, tercuplik dihalaman depan.

Baik Domain primer, maupun Subdomain ganda, banyak dipakai acuan penggerak untuk menaikkan reputasi suatu web. Setelah Saya selidiki, memang benar.

Sekilas, web itu terlihat bersih dari dalam, tanpa diketahui memiliki jumlah link outbound. Nyatanya diluar web, inlink-nya bertebaran. Kan ya sama saja. Terindikasi spamming juga.


Padahal, Google memiliki misi pada tahun 2020 (februari) untuk mengurangi kerumitan dalam penggunaan seo tool berlebihan. Ini dilakukan agar pengembangan wawasan lebih pure. Menggiring produksi konten yang alami mengikuti naluri, kearah yang lebih bagus.

Ibarat kata: jika kita mencangkul sawah, dan ingin lahannya gembur dan siap ditanami palawija, cukup pergunakan alat seperlunya. Meski prosesnya agak lama. Sebagai konsekuensinya.

Ya, lebih tepat jika dibilang Alogaritma Google tahun ini mulai berubah. menunjukkan sisi manusiawinya. Link building yang bersumber dari situs yang tak jelas. Niscaya pasti dibabat habis.

Penggunaan plugins, sebenarnya juga rentan resiko. (*Alasannya, hanya Anda sendirilah yang tahu.)


Nah kembali ke content placement. Content placement itu sebenarnya cara malas produktif.

Menyebar link, memperdaya blog-blog berkualitas rendah dibawahnya, seolah dibuat bertekuk lutut. Dipaksa “memikul” suatu web diatasnya, agar naik 1 peringkat. Agar nampak seolah menarik.

(Untuk penjelasannya…Saya kembalikan lagi ke Anda. Karena Anda sendirilah yang tahu arah pengembangannya).

Agak sulit membasmi cara ini karena keterbelakangan “duit”. Seperti yang Saya jelaskan di atas tadi.

Disamping sikap malas tak terdidik mengelabui pengunjung, tanpa mau berusaha membuat sebuah konten yang layak baca. Ada pula kecenderungan yang terjadi, karena murni tuntutan ekonomi.

Tak heran apabila job placement, sangat menjanjikan dipakai trik untuk menghindari blog sepi. Demi meningkatkan visitor. (*alasannya, hanya Anda sendirilah yang tahu)


PENUTUP

Konten-konten yang produktif, tidak akan membuat selera pembacanya teralihkan. Baik untuk weblog yang berisi edukasi maupun hiburan.

Konten yang banyak memberi manfaat bagi pengguna di internet, tidak membuat Blogger/ selaku pemilik blog, akan merasa sepi dan kehilangan. Karena mereka tahu, arah dan selera pembacanya.

Dijamin, cara atasi blog sepi kunjungan jadi ramai lagi dalam sehari, apabila anda menerapkan metode ini.

Jaga terus semangat ngeblognya ya kawan. Jangan pudar walaupun masih sedikit pengunjungnya. 🙂


︾ BAGI JIKA INI BERMANFAAT ︾

Dan diharapkan Sharenya

apabila dirasa perlu 🙂
Name
Comment

1 komentar untuk “7 Strategi Cara Seo Blogger: Atasi Blog Sepi Kunjungan”

  1. Ping-kembali: Waptrick Free Download Konten Via Ponsel » Blogermie™

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!